Language

Negara yang Berpartisipasi di EHEF 2018: Swedia, Swiss, Belanda dan Inggris

Last updated on 05 Dec 2019
Negara yang Berpartisipasi di EHEF 2018: Swedia, Swiss, Belanda dan Inggris

IMG_4585.JPG

Oleh Nurchalimah


Bermimpi Melanjutkan Studi ke Eropa? Jangan lewatkan EHEF 2018, pameran pendidikan tinggi Eropa terbesar di Indonesia yang paling dinanti-nanti. Segera daftarkan dirimu sebagai peserta dalam perhelatan akbar EHEF 2018 secara GRATIS di sini.


Pameran pendidikan EHEF Indonesia 2018 hadir lagi lho!

Di pameran pendidikan yang dilakukan di 3 kota besar di Indonesia ini kamu bisa mendapatkan berbagai informasi penting mengenai studi ke Eropa.

Save the date!

EHEF Indonesia 2018 akan berlangsung di Bandung (08 November), Jakarta (10-11 November) dan Yogyakarta (13 November).

Di ulasan kali ini kita akan membahas 4 negara Eropa yang ikut meramaikan EHEF Indonesia 2018 yaitu Swedia, Swiss, Belanda dan Inggris.

Simak ulasannya berikut ini:

Swedia

Swedia menjadi tempat di mana kamu bisa menyaksikan aurora borealis!

Aurora borealis atau The northern lights biasanya muncul di akhir bulan September dan Maret, serta saat malam hari di musim dingin di Swedia. Kamu bisa saja beruntung menyaksikannya jika menempuh studi di Swedia.

Another interesting fact, 85% masyarakat Swedia bisa berbicara menggunakan bahasa Inggris!

Namun, Swedia bahasa resmi Swedia sendiri adalah Swedish (svenska). Selain itu Swedia juga masih memiliki 5 bahasa resmi lain seperti Finnish, Yiddish, Sami, Meanklell dan Romani. Bahasa resmi di Swedia baru ditetapkan sejak tahun 2009 lalu.

Swedia juga dikenal sebagai negara dengan tingkat pengangguran dan kelahiran yang rendah.

Kualitas Pendidikan di Swedia

Swedia menjadi salah satu negara Skandinavia yang populer di kalangan mahasiswa asing.

Banyak mahasiswa asing yang menjatuhkan pilihan di Swedia untuk menyelesaikan gelar master. Di Swedia kamu akan membutuhkan waktu sekitar 1-2 tahun untuk meraih gelar master.

Ada lebih dari 800 program master yang ditawarkan dalam bahasa Inggris dan ini menjadi salah satu nilai plus Swedia di mata mahasiswa asing. Saat ini total ada sekitar 35,000 mahasiswa asing yang melanjutkan studi di Swedia.

Secara keseluruhan ada 11 universitas unggulan Swedia yang masuk dalam jajaran universitas terbaik di dunia versi THE, QS dan Shanghai/ARWU. Beberapa universitas yang menjadi incaran mahasiswa asing adalah Karolinska Institute, Uppsala University dan Lund University.

Biaya yang Dibutuhkan dalam Menempuh Pendidikan di Swedia

Swedia dikenal sebagai salah satu negara dengan standar hidup yang tinggi.

Hal ini juga berlaku untuk mahasiswa asing. Jika mahasiswa lokal dan mahasiswa dari negara UE tidak dipungut biaya, maka ini berbanding terbalik dengan mahasiswa asing non UE.

Biaya pendidikan untuk mahasiswa asing non UE di Swedia ditentukan oleh masing-masing universitas. Namun rata-rata biaya pendidikan yang harus dibayar adalah 12,500 euro per tahun untuk program S2 dan lebih rendah untuk program S1.

Tuition fee di Swedia juga bervariasi misalkan untuk Ilmu Sosial sekitar 9,700 euro pertahun, Manajemen dan Bisnis sekitar 13,000 pertahun, Arsitektur dan Desain sekitar 20,000 euro pertahun dan lain sebagainya.

Sedangkan untuk biaya hidup mahasiswa sekitar 800 euro per bulan tergantung kota yang kamu tinggali. Di Swedia sendiri, mahasiswa boleh bekerja paruh waktu secara sah jadi biasanya biaya-biaya yang perlu dikeluarkan selama menempuh studi bisa terbantu.

Kota Pelajar dan Beasiswa Pendidikan di Swedia

Kota mana di Swedia yang menjadi favoritmu?

Sama halnya dengan negara lain, Swedia juga memiliki beberapa kota pelajar seperti Stockholm, Lund, Uppsala, Gothenburg, dan Umea. Kota-kota ini tentu memiliki nilai tersendiri hingga bisa menyandang predikat kota pelajar.

Stockholm merupakan ibu kota dan kota terbesar di Swedia. Kota ini menjadi rumah bagi berbagai universitas unggulan Swedia seperti Stockholm University, Karolinska Institute, dan KTH Royal Institute of Technology. Tidak hanya itu, Stockholm juga menduduki peringkat ke-24 sebagai kota pelajar terbaik tahun 2016 oleh QS.

Kota pelajar kedua adalah Gothenburg yang penuh sejarah dan menjadi rumah bagi University of Gothenburg dan Chalmers University of Technology. Kedua universitas ini sama-sama menjadi exhibitor dalam EHEF Indonesia 2018 lho. Gothenburg sendiri dikenal memiliki biaya hidup yang lebih terjangkau dibandingkan kota lain di Swedia dan menduduki peringkat ke-54 sebagai kota pelajar terbaik versi QS.

Lund yang terletak di bagian selatan Swedia ini juga merupakan kota pelajar yang difavoritkan oleh mahasiswa asing. Alasannya tidak lain karena kota ini menjadi rumah bagi universitas tertua kedua di Swedia yaitu Lund University. Selain itu, para mahasiswa asing juga betah di Lund karena kota ini menawarkan berbagai kemudahan untuk mengeksplor Eropa lebih jauh saat liburan semester tiba.

Uppsala merupakan kota kanal di Swedia dan menjadi rumah bagi universitas tertua di Swedia yaitu Uppsala University. Kemudian Umea juga menjadi kota pelajar di Swedia dengan keberadaan Umeå University dan Swedish University of Agricultural Sciences.

Kamu yang berminat untuk melanjutkan studi di Swedia, mungkin apply beasiswa bisa menjadi salah satu jalan yang menjanjikan. The Swedish Institute Study Scholarships merupakan salah satu beasiswa penuh yang tersedia untuk mahasiswa asing yang ingin melanjutkan studi S2 di Swedia.

Beberapa universitas dari Swedia yang ikut menjadi exhibitor dalam EHEF Indonesia 2018 adalah Linköping University, University of Gothenburg, Uppsala University, Karolinska Institutet, Linnaeus University, Mälardalen University, Chalmers University of Technology, KTH Royal Institute of Technology, Jönköping University dan Lund University.


Untuk info lengkap Kuliah di Swedia, klik di sini.


Swiss

Swiss merupakan negara dengan sejarah yang panjang dan penuh dengan lanskap yang indah.

Negara ini juga dikenal memiliki kebudayaan yang beragam dan standar hidup yang tinggi. Swiss adalah negara ke-20 yang memiliki perekonomian terbesar di dunia yang menjadi rumah bagi berbagai perusahaan multi nasional.

Menjalani kehidupan di Swiss benar-benar akan memberikan pengalaman internasional yang nyata. Di mana terdapat 4 bahasa nasional yang digunakan di Swiss yaitu bahasa Jerman, bahasa Perancis, bahasa Italia dan Rumania. Meskipun tidak termasuk dalam anggota Uni Eropa, tapi Swiss tetap menjadi bagian dari Schengen Area. Hal ini tentunya menjadi keuntungan tersendiri bagi mahasiswa asing yang ingin kuliah di Swiss.

Kualitas Pendidikan di Swiss

Pendidikan di Swiss merupakan salah satu pintu utama untuk karir internasionalmu.

Kamu yang berminat untuk menjajal berkarir dalam bisnis dan organisasi internasional tentu harus mempertimbangkan untuk kuliah di Swiss. Negara ini menduduki peringkat atas untuk index persaingan dan inovasi global. Hal ini tidak lepas dari kualitas universitas dan ekosistem inovasi penelitian di Swiss.

Meskipun mayoritas program S1 diajarkan dalam bahasa resmi (Jerman, Perancis dan Italia), namun program-program S2 dan S3 mayoritas diajarkan dalam bahasa Inggris. Hingga saat ini jumlah program dalam bahasa inggris yang ditawarkan semakin meningkat. Hal ini membuat jumlah mahasiswa asing di Swiss juga semakin banyak yaitu sekitar ¼ bagian dari keseluruhan mahasiswa di Swiss.

Biaya yang Dibutuhkan dalam Menempuh Pendidikan di Swiss

Swiss merupakan negara dengan standar hidup yang tinggi. Dari segi biaya, tidaklah mudah untuk hidup dan menempuh pendidikan di Swiss. Namun, ini bukan berarti kamu harus mencoret Swiss dari list negara incaranmu.

Biaya hidup untuk mahasiswa di Swiss berkisar antara CHF 18,000-28,000 per tahun. Namun, tingginya biaya hidup ini sedikit tertolong karena tuition fee di Swiss terbilang cukup rendah. Mahasiswa asing akan membayar dalam jumlah yang tidak berbeda jauh dengan mahasiswa lokal. Sebagai contoh, beberapa universitas top di Swiss membebankan biaya pendidikan antara CHF 1,266-2,200 per tahunnya.

Kota Pelajar dan Beasiswa Pendidikan di Swiss

Beberapa kota pelajar yang ada di Swiss adalah Zurich, Geneva, Lausanne, Bern, dan Basel.

Setiap kota memiliki karakteristik dan nilai plus tersendiri yang membuatnya mendapat predikat sebagai kota pelajar. Kota mana yang menjadi favorit kamu?

Zurich merupakan rumah bagi ETH Zurich (The Swiss Federal Institute of Technology) dan University of Zurich. Biaya hidup di kota ini cukup tinggi, namun tuition fee nya relatif rendah sehingga cukup menguntungkan bagi mahasiswa. Bahasa utama yang digunakan di Zurich adalah bahasa Jerman.

Geneva juga merupakan kota dengan biaya hidup yang tinggi. Namun kamu akan bisa mendapat kenyamanan, keamanan dan bisa menikmati lingkungan cosmopolitan di kota ini. Geneva menjadi rumah bagi University of Geneva.

Lalu untuk kota pelajar lain, kamu bisa menemukan University of Lausanne di Lausanne dan ada University of Bern di kota Bern. Kemudian ada juga universitas tertua di Swiss yaitu University of Basel di kota Basel.

Organisasi atau lembaga dari Swiss yang ikut serta dalam EHEF Indonesia 2018 adalah Swiss Education Group.


Untuk info lengkap Kuliah di Swiss, klik di sini.


Belanda

Negeri yang beribukota di Amsterdam ini memang identik dengan bunga tulip dan kincir angin.

Belanda menjadi salah satu negara di Eropa yang unik dengan daratan yang lebih rendah dari permukaan air laut. Tidak hanya itu, negara ini juga dikenal populer di kalangan mahasiswa asing.

Amsterdam, Leiden, Utrecht, Groningen, Rotterdam, dan Maastricht adalah kota pelajar di Belanda. Setiap kota pelajar di Belanda memiliki kelebihan dan ciri khas tersendiri. Rata-rata universitas unggulan di Belanda berada di kota-kota pelajar tersebut.

Sebut saja University of Amsterdam dan VU University of Amsterdam yang ada di kota Amsterdam. Kemudian Leiden University sebagai universitas tertua di Belanda ada di Leiden. Jangan lupakan juga Delft University of Technology dan Erasmus University Rotterdam yang ada di Rotterdam. Utrecht University yang ada di Utrecht dan University of Groningen di Kota Groningen. Amsterdam juga termasuk dalam 75 kota pelajar terbaik di dunia versi QS lho.

Kualitas Pendidikan di Belanda

Sistem pendidikan di Belanda dikenal dengan kualitas yang tinggi.

Pendidikan dan riset, lingkungan belajar hingga biaya yang kompetitif identik dengan negeri kincir angin ini. Belanda juga diketahui menawarkan jumlah program berbahasa Inggris terbanyak setelah Inggris Raya.

Hal inilah yang membuat mahasiswa asing tertarik untuk melanjutkan studi di Belanda. Berdasarkan statistic terbaru dari UNESCO, tercatat bahwa Belanda menjadi host untuk sekitar 65,000 mahasiswa asing setiap tahunnya. Bahkan menurut DUO ada sekitar 112,000 mahasiswa asing yang belajar di pendidikan tinggi Belanda.

Sistem pendidikan tinggi di Belanda terbagi menjadi dua yaitu research university dan university of applied sciences. Program S1 yang ditawarkan oleh research university membutuhkan waktu sekitar 3 tahun dengan 180 ECTS credits. Sedangkan program S1 dari university of applied sciences membutuhkan waktu sekitar 4 tahun dengan 240 credits. Program S2 dari research university dan university of applied sciences membutuhkan waktu sekitar 1 sampai 2 tahun dengan 60-120 credits. Sedangkan program S3 hanya ditawarkan oleh research university saja.

Biaya yang Dibutuhkan dalam Menempuh Pendidikan di Belanda

Pada dasarya ada dua biaya yang dibutuhkan yaitu tuition fee dan biaya hidup.

Tuition fee di Belanda didasarkan pada negara asal mahasiswa. Rata-rata biaya pendidikan pertahun di Belanda adalah 1,697 euro atau jika tidak, kamu bisa mengestimasi dana yang dibutuhkan antara 5,730 – 14,300 euro.

Tentunya faktor biaya ini bisa diatasi dengan berbagai cara, salah satunya dengan beasiswa. Ada beberapa beasiswa yang tersedia untuk mahasiswa asing yang ingin menempuh pendidikan di Belanda seperti StuNed, Orange Knowledge Program, Holland Scholarship, Orange Tulip Scholarship, LPDP, Beasiswa Unggulan Kemendikbud, Beasiswa Kominfo, Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia dan Beasiswa Pusbindiklatren – Bappenas.

Beberapa universitas dan organisasi yang ikut menjadi exhibitor dalam EHEF Indonesia 2018 adalah University of Groningen, Wittenberg University of Applied Sciences, Eindhoven University of Technology, Fontys University of Applied Sciences, Tilburg University, Holland International Study Centre, Utrecht University, University of Amsterdam, Saxion University of Applied Sciences dan Academic Transfer.


Untuk info lengkap Kuliah di Belanda, klik di sini.


Inggris raya

Inggris Raya terdiri dari Inggris, Wales, Skotlandia dan Irlandia Utara.

Gabungan dari empat negara tersebut membuat Inggris Raya menjadi salah satu pusat perekonomian dunia. Produk domestik bruto Inggris Raya merupakan terbesar ke-6 di dunia lho.

Inggris menjadi salah satu wilayah yang terkenal dalam berbagai hal mulai dari seni, olahraga hingga sistem pendidikannya. Setidaknya sekitar 80% dari perekonomian Inggris Raya berbasis jasa. Industri utama negara ini meliputi energi, kimia, telekomunikasi, elektronik hingga jasa keuangan. Inggris Raya tercatat sebagai negara yang menghabiskan banyak dana untuk Riset dan Pengembangan.

Kualitas Pendidikan di Inggris Raya

Tidak ada yang meragukan kualitas pendidikan di Inggris Raya.

Banyak mahasiswa Indonesia yang bermimpi untuk melanjutkan kuliah di berbagai universitas ternama di Inggris. Hal ini tentu tidak terjadi begitu saja. Ada banyak hal yang mendasari, salah satunya adalah sistem pendidikan di Inggris yang berkualitas.

Untuk menyelesaikan pendidikan S1, biasanya membutuhkan waktu sekitar 3 tahun untuk wilayah Inggris, Irlandia Utara dan Wales. Sedangkan pendidikan S1 di Skotlandia biasanya memakan waktu sekitar 4 tahun.

Lalu untuk pendidikan S2, ada banyak pilihan yang tersedia mulai dari Pre-master’s Courses, Postgraduate Certificate atau Diplomas, Master’s Courses, hingga Research’s Master. Master of Bussiness Administration (MBA) menjadi kualifikasi postgraduate yang paling populer di Inggris Raya. Kemudian untuk gelar doctoral biasanya dibutuhkan waktu sekitar 3-4 tahun untuk menyelesaikannya.

Biaya yang Dibutuhkan dalam Menempuh Pendidikan di Inggris Raya

Tingkat biaya pendidikan di Inggris Raya ditentukan berdasarkan negara asal mahasiswa.

Mahasiswa lokal dan mahasiswa dari negara Uni Eropa dibebankan biaya yang sama, sementara mahasiswa dari luar UE harus membayar biaya yang lebih tinggi.

  • Biaya pendidikan di Inggris maksimal bisa mencapai 9,250 poundsterling pertahun
  • Biaya pendidikan di Wales bisa mencapai 9,000 poundsterling pertahun
  • Skotlandia tidak membebankan biaya pendidikan mahasiswa lokal dan mahasiswa dari UE
  • Biaya pendidikan di Irlandia Utara antarab 3,920-9,250 poundsterling

Sedangkan untuk mahasiswa non UE biaya pendidikan bervariasi antara 7,000 hingga 35,000 poundsterling tergantung pada jurusan. Lalu untuk biaya hidup di Inggris Raya sendiri sekitar 12,000 poundsterling per tahun dan bisa lebih mahal jika tinggal di London.

Kota Pelajar dan Beasiswa Pendidikan di Inggris Raya

Kota mana di Inggris Raya yang menjadi incaranmu?

London, Manchester, Birmingham, Glasgow, Edinburgh, Newcastle, Coventry, Nottingham dan Oxbridge adalah kota-kota pelajar di Inggris Raya.

Oxbridge merupakan gabungan dari dua kota yaitu Oxford dan Cambridge, di mana keduanya menjadi rumah bagi dua universitas terbaik di dunia yaitu Oxford University dan Cambridge University. Kemudian ada dua universitas ternama di kota Glasgow yaitu University of Glasgow dan University of Strathclyde.

Birmingham juga layak menjadi kota pelajar di Inggris Raya karena menjadi rumah bagi University of Birmingham dan Aston University.

Meski dikenal dengan sepakbolanya, namun Manchester juga menjadi kota pelajar di Inggris. Lalu ada juga London yang menjadi rumah bagi universitas-universitas top seperti University College of London, Imperial College London, dan King’s College London. Jangan lupa juga, London merupakan rumah bagi perpustakan, museum, galeri, klub malam hingga teater top di Inggris.

Salah satu beasiswa unggulan dari Inggris adalah Chevening Scholarship. Beasiswa ini ditujukan untuk program master dan merupakan beasiswa penuh. Kuliah di Inggris menjadi impian banyak orang, karena itulah persaingan untuk memperoleh beasiswa juga sangat ketat.

Beberapa universitas dan organisasi dari Inggris yang ikut menjadi exhibitor dalam EHEF Indonesia 2018 adalah University of Stirling, Bellerbys College, University of Southampton, Manchester Metropolitan University, British Council, UK & EU International Study Centres, University of Sussex, Concord College, University of Reading dan Newcastle University.


Untuk info lengkap Kuliah di Inggris Raya, klik di sini.


Nah, apakah keempat negara di atas menjadi salah satu incaranmu?

Jangan lupa untuk menghadiri EHEF Indonesia 2018 di Jakarta, Bandung dan Yogyakarta bulan November yang akan datang ya.

Siapkan dokumen atau pertanyaan yang ingin kamu ajukan ke universitas pilihanmu dari sekarang.

Sampai jumpa di EHEF Indonesia 2018! Untuk registrasi, klik di sini.