Media
Language

Sebelum Apply LPDP BPI Reguler, Pahami Dulu Skema Program Beasiswanya!

Last updated on 18 Nov 2018

Image 11-5-18 at 11.19 PM (1) copy.JPG


Bermimpi Melanjutkan Studi ke Eropa? Jangan lewatkan EHEF 2018, pameran pendidikan tinggi Eropa terbesar di Indonesia yang paling dinanti-nanti. Segera daftarkan dirimu sebagai peserta dalam perhelatan akbar EHEF 2018 secara GRATIS di sini.


Oleh Kukuh Wangsa Giaji

Kamu sedang berjuang untuk mencari beasiswa? LPDP BPI Reguler bisa jadi jawabannya!

Program beasiswa BPI Reguler dikhususkan untuk putra/i terbaik Indonesia yang hendak menempuh studi master atau doktoral.

Nah, ehef.id sebelumnya telah memuat artikel mengenai informasi umum seputar BPI Reguler disini!

Kamu wajib banget baca artikel di atas jika masih awam soal LPDP BPI Reguler.

Soalnya dalam artikel kali ini ehef.id akan membahas lebih detail bagaimana sih skema program beasiswanya, dari pendaftaran hingga pendanaan!

Penasaran? Yuk, baca lebih lanjut dibawah ini!

Kapan dan Gimana Sih Daftarnya?

Pendaftaran beasiswa dan proses seleksi dilaksanakan sesuai jadwal yang ditetapkan oleh LPDP (Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan) melalui keputusan Direktur Utama mengenai jadwal pelaksanaan seleksi.

Nah, berkaca dari tahun ini, LPDP baru saja membuka jadwal pendaftaran per-tanggal 2 Juli 2018, hingga pengumuman hasil seleksi diperkirakan pada 28 Desember 2018.

Wah, lama banget yah proses seleksinya bisa nyaris setengah tahun! Itu karena banyak cabang seleksi yang harus kamu penuhi sebagai peserta, bukan sekedar administrasi belaka.

Tapi, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengisi formulir pendaftaran secara online pada laman resmi LPDP disini.

Di dalam akun LPDP kamu diwajibkan melengkapi data diri, dan juga untuk meng-upload dokumen atau berkas penting yang relevan untuk seleksi administratif.

Soal data diri, jangan sampai kelewatan atau salah memasukkan data yah. Karena akan berimbas kepada hasil seleksi kamu nanti, loh.


Lihat lebih lengkap mengenai BPI Reguler disini.


Proses Seleksi?

Setidaknya, ada 4 proses seleksi Beasiswa Pendidikan Indonesia Program Reguler yang harus kamu tempuh, dan kesemuanya wajib lolos.

Apa saja?

Seleksi Administratif

Dilakukan dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya. Akan ada Tim Penyeleksi Administrasi yang bertugas melakukan verifikasi dan validasi terhadap kelengkapan dan kecocokan berkas pendaftaran yang telah kamu lakukan.

Jadi, kamu harus selalu check and recheck berkas-berkas yang telah diunggah. Jangan sampai ada yang kelewatan atau salah unggah! Bisa-bisa kamu tidak lulus seleksi pertama. Karena itu, penting untuk punya list dokumen yang akan diunggah!

Seleksi Berbasis Komputer

Tenang, kamu gak salah baca kok. Dalam proses seleksi ini, kamu harus dinyatakan lulus dalam serangkaian tes, yaitu Tes Potensi Akademik (TPA), Soft Kompetensi, dan on the spot writing.

Pokoknya persiapkan diri kamu sedini mungkin, beli buku-buku TPA untuk melatih logika dan matematika kamu. Keep Calm and Study Hard!


Baca Lebih Lengkap Proses Seleksi BPI Reguler disini.


Seleksi Substansi

Congratulations!

Kamu telah mencapai tahap terakhir dari proses seleksi beasiswa! Hanya tinggal selangkah lagi kamu akan lolos LPDP BPI Reguler.

Dalam Seleksi Substansi, kamu perlu menyiapkan dokumen asli pendaftaran untuk dilakukan verifikasi oleh Tim Verifikator. Lalu, kamu wajib mengikuti wawancara dan Leaderless Group Discussion (LGD).

Sekedar catatan, jika kamu ketahuan melakukan pemalsuan data atau dokumen, maka kamu akan dimasukkan dalam daftar hitam (blacklist) pendaftar LPDP. So, keep your mind right, yah!

Penetapan Kelulusan.

This is it!

Jika kamu dinyatakan lulus maka hasil penetapan kelulusan seleksi BPI Program Reguler akan disampaikan melalui akun pendaftaran daring (online) masing-masing, email, dan/atau media elektronik lainnya. Penetapan kelulusan bersifat final, mutlak, rahasia, dan tidak dapat diganggu gugat.

Bagaimana jika kamu belum lolos? Kamu dapat mendaftar kembali seleksi Beasiswa Pendidikan Indonesia pada periode selanjutnya.

Program Co-Funding

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini LPDP melibatkan mitra Co-Funding atau individual lainnya. Program ini memiliki mekanisme berupa pembagian pembiayaan perkuliahan antara LPDP dengan pihak lain, yaitu Lembaga Pemerintah, Non Lembaga Pemerintah (Dalam dan Luar Negeri), serta Individu yang memiliki kemampuan finansial cukup.

Beasiswa Kemitraan (untuk pendaftar BPI Reguler dan BPI Afirmasi). Di program ini, sumber pendanaan berasal dari kerjasama LPDP dengan Mitra Co-Funding yang memiliki jejak rekam dan reputasi baik, keunggulan di bidang spesifik yang dibutuhkan, komitmen jangka panjang, dan sepakat mengelola kekayaan intelektual bersama LPDP. Akan lebih diprioritaskan untuk mitra dalam negeri di Industri Strategis Nasional, dan kementerian/lembaga.


Baca Lebih Lengkap Program Co-Funding disini!


Beasiswa Semi-Mandiri (untuk pendaftar BPI Reguler). Di program ini, kerjasama terjadi antara LPDP dengan individual dengan kemampuan finansial yang cukup.

Terdapat 4 skema komponen pendanaan, yaitu:

  • LPDP, Mitra Co-Funding, atau individu menanggung seluruh biaya SPP (Tuition Fee) (termasuk biaya pendaftaran) dan/atau Biaya Hidup.
  • LPDP, Mitra Co-Funding, atau individu menanggung sebagian biaya SPP (Partial Tuition Fee) (termasuk biaya pendaftaran).
  • Besaran presentasi dapat berupa 50% atau 25%.
  • LPDP, Mitra Co-Funding, atau individu menanggung biaya lainnya, diluar SPP (Tuition Fee) (termasuk biaya pendaftaran) dan/atau Biaya Hidup.

Selain itu, Mitra Co-Funding atau individu juga menanggung biaya tiket transportasi pulang dan pergi selama studi.

Nah, itulah informasi detail mengenai skema program beasiswa LPDP BPI Reguler, dari pendaftaran hingga proses pendanaan. Segera siapkan berkas-berkas kamu yah!

Sementara itu, bagi kamu yang ingin berkuliah di Eropa, Yuk datang ke EHEF Indonesia 2018 di bulan November ini. Daftarkan dirimu (Gratis) di sini!