Media
Language

Penting! Ini Informasi Komplit Tentang Beasiswa LPDP BPI Dokter Spesialis

Last updated on 16 Dec 2018

1C5A2EAB-0609-4EEF-86BB-76F369CE8B62.JPG

Oleh Kukuh Wangsa Giaji

Kamu seorang dokter dan hendak melanjutkan ke jenjang spesialis?

Beasiswa LPDP BPI Dokter Spesialis bisa membantu kamu untuk mewujudkan mimpi tersebut.

Program Beasiswa dari LPDP ini akan menjaring dokter-dokter terbaik di Indonesia untuk menyokong kebutuhan manusia akan dokter spesialis.

Serta untuk mendukung kebutuhan sumber daya manusia akan dokter di daerah-daerah terpencil.

Lalu bagaimana sih cara daftarnya? Pertama, kamu harus baca dulu informasi umum mengenai beasiswa ini di sini.

Baca juga: Yuk, Kenalan Dengan Beasiswa LPDP BPI Dokter Spesialis


Dalam artikel kali ini, ehef.id akan menyajikan lebih detail mengenai alur pendaftaran, pendanaan, dan tanggung jawab yang harus kamu lakukan pasca menyelesaikan studi. Baca di bawah ini:

Ketentuan Umum

Hal pertama yang harus kamu ketahui adalah Beasiswa LPDP BPI Dokter Spesialis hanya diperuntukkan untuk pelamar perguruan tinggi dalam negeri. Lalu, kamu juga harus bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana terlampir, bahwa pendaftar:

  • Bersedia mengikuti pogram Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS);
  • Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain;
  • Tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi/komunitas yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
  • Tidak pernah atau akan terlibat dalam tindakan yang melanggar kode etik akademik;
  • Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
  • Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  • Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai alisnya, dan siap dihadapkan dengan hukum yang berlaku jika dikemudian hari data dokumen tersebut tidak sah;
  • Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP.

Skema Pendaftaran

Kamu harus memperhatikan bahwa tanggal pelaksanaan seleksi Beasiswa LPDP Dokter Spesialis serentak dengan program beasiswa LPDP lainnya. Kamu juga diwajibkan untuk mengisi formulir pendaftaran secara online pada laman resmi LPDP.


Daftar Beasiswa LPDP di sini!


Caranya cukup mudah, hanya dengan menggunakan email, lalu mengisi form online yang telah disediakan. Sekedar informasi, satu orang peserta tidak boleh memiliki lebih dari 2 akun. Jika sudah selesai membuat akun, jangan lupa melakukan verifikasi akun melalui email terdaftar.

Selanjutnya, kamu akan dihadapakan dengan 4 proses seleksi yang substansinya sama dengan program LPDP lainnya.

Pertama, Seleksi Administrasi

Dalam seleksi ini perhatikan segala dokumen atau berkas yang akan kamu unggah di dalam akun LPDP. Karena apabila diketahui ada pemalsuan data, otomatis kamu masuk dalam daftar blacklist LPDP, jadi tidak berhak lagi untuk mendaftar.

Kedua, Seleksi Berbasis Komputer

Dalam seleksi ini kamu harus mempersiapkan diri dari jauh hari, karena akan menjalani serangkaian tes, yaitu Tes Potensi Akademik (TPA), Soft Kompetensi, dan on-the-spot essay writing.


Beasiswa LPDP lainnya: Beasiswa LPDP Reguler


Ketiga, Seleksi Substansi

Dalam seleksi ini kamu harus datang ke lokasi karena akan dilakukan verifikasi dokumen (disesuikan dengan aslinya). Pada tahap verifikasi dokumen, kamu tidak dapat mengikut tahap selanjutnya jika dokumen yang diserahkan tidak sesuai dengan persyaratan LPDP, tidak lengkap dengan persyaratan LPDP, dan/atau terdapat unsur pemalsuan dokumen. Nah, bila kamu lolos verifikasi maka ada dua tahap lain menanti, yaitu Leaderless Group Discussion (LGD), dan wawancara.

Beberapa poin penting mengenai tahapan ini, yaitu penilian terhadap kemampuan mengutarakan pendapat, berpikir kritis dan strategis, kepercayaan diri, serta sikap dan perilaku kamu.

Keempat, Penetapan Kelulusan

LPDP bakalan memberikan informasi perihal lulus atau tidaknya kamu melalui laman akun LPDP, email, dan/atau media elektronik lainnya.

So, don't forget to mark your calendar!

Pendanaan

Jika kamu lolos seleksi dan terpilih sebagai awardee Beasiswa LPDP BPI Dokter Spesialis maka kamu akan mendapatkan dua dana bantuan, terdiri atas:

Pertama, biaya pendidikan yang mencakup pendaftaran; SPP (bantuan Operasional Pendidikan, penyelenggaraan di rumah sakit pendidikan, pelatihan kursus wajib, karya ilmiah, ujian keterampilan, dan praktikum klinik; serta Non-SPP, antara lain tunjangan buku (per tahun), tesis/disertasi (paket), seminar (paket), publikasi, wisuda, dan ujian nasional.

Selain itu, biaya pendukung yang mencakup transportasi keberangkatan dan kepulangan studi dari asal domisili ke perguruan tinggi tujuan (satu kali); asuransi kesehatan dasar; hidup bulanan (living allowance); tunjangan keluarga (maksimal untuk 2 orang), kedatangan (settlement allowance); dan keadaan darurat (force majeure) yang disetujui LPDP.

Setelah Mengakhiri Masa Studi

Sebagai Lulusan BPIDS ada beberapa hal yang mesti kamu lakukan. Pertama, jika kamu masuk ke dalam program wajib kerja dokter spesialis (WKDS), maka diwajibkan untuk mengikuti program WKDS. Sementara, jika di luar program WKDS, kamu akan didayagunakan di rumah sakit pemberi rekomendasi, atau rumah sakit lain sesuai rekomendasi dari Kementerian Kesehatan.

Catatan penting, LPDP melaporkan data kelulusan dokter spesialis lulusan BPIDS kepada Kementerian Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan secara berkala. Jadi, jangan coba-coba untuk kabur dari tanggung jawab kamu yah! Ingat, kamu sudah menandatangani pernyataan akan komitmen setelah menyelesaikan studi dokter spesialis.


Official Website: LPDP BPI Dokter Spesialis


Nah, itulah informasi detail mengenai skema program beasiswa LPDP BPI Dokter Spesialis, dari pendaftaran hingga proses pendanaan. Segera siapkan berkas-berkas kamu yah!