Media
Language

Raih Mimpi Kamu Dengan Beasiswa LPDP Afirmasi

Last updated on 19 Dec 2018

IMG_8686.PNG

Oleh Kukuh Wangsa Giaji
Disabilitas bukanlah sebuah hambatan untuk mengeyam pendidikan tinggi!
Begitu juga kondisi finansial atau tempat kamu tinggal!

Melalui LPDP dengan program Beasiswa Afirmasi, kamu bisa memperoleh akses pendidikan yang setara.


Baca: Yuk Cari Tahu Soal Beasiswa LPDP Afirmasi


Dalam artikel ini, ehef.id akan membahas lebih detail soal Beasiswa LPDP Afirmasi.

Ketentuan Umum

Pertama, kamu harus memastikan akan memilih universitas yang telah dikaji dan terdaftar dalam laman LPDP, baik di dalam negeri atau luar negeri. Pastikan kamu telah yakin akan pilihan perguruan tinggi yang dituju karena kamu tidak diperbolehkan mengganti atau pindah perguruan tinggi.

Kedua, kamu tidak memerlukan Surat Terima Tanpa Syarat (LoA Unconditional) ketika mendaftar, namun dalam kurun waktu satu tahun setelah lolos LPDP kamu harus mendapatkan LoA Unconditional.

Ketiga, Beasiswa Afirmasi juga dikhususkan bagi kamu yang menetap di Daerah Tertinggal. Apa indikator Daerah Tertinggal? Adalah daerah kabupaten/kota yang wilayah serta masyarakatnya kurang berkembang dibandingkan dengan daerah lain dalam skala nasional. Contohnya? Aceh Singkil (Aceh), Nias (Sumatera Utara), Kepulauan Mentawai (Sumatera Barat), Seluma (Bengkulu), dan sebagainya.


Lihat Daftar Daerah Afirmasi LPDP Tahun 2018 di sini.


Keempat, pendaftar yang merupakan penyandang berkebutuhan khusus atau disabilitas fisik non-mental, antara lain: Tuna Netra (Tidak Dapat Melihat); Tuna Rungu (Tidak Dapat Mendengar); Tuna Wicara (Tidak Dapat Bicara); Tuna Daksa (Cacat Tubuh); dan Tuna Laras (Cacat Suara dan Nada).

Kelima, bagi kamu yang belum memenuhi nilai minimal bahasa asing tertentu maka wajib mengikuti Program Pengayaan yang disiapkan bagi calon penerima BPI Afirmasi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris atau bahasa lainnnya yang diprasyaratkan oleh LPDP maupun oleh perguruan tinggi tujuan.

Tahapan Seleksi

Secara umum tahapan seleksi LPDP Afirmasi sama dengan BPI Reguler. Ada 4 proses Seleksi Beasiswa Pendidikan Program Afirmasi, yaitu:

Seleksi Administrasi

Kamu diminta untuk mengunggah dokumen, atau berkas pendukung yang relevan dalam proses seleksi. Tim Penyeleksi Administrasi kemudian akan mencocokkan dan memvalidasi dokumen yang kamu unggah.

Seleksi Berbasis Komputer

Kamu akan dihadapkan dengan serangkaian tes berbasis komputer, yaitu Tes Potensial Akademik (TPA), Soft Kompetensi, dan on-the-spot writing.


Lihat Panduan Lengkap Beasiswa LPDP Afirmasi di sini.


Seleksi Substansi

Kamu wajib hadir dalam seleksi ini, karena dokumen yang kamu unggah akan diverifikasi dengan dokumen aslinya. Selanjutnya, ada sesi Leaderless Group Discussion (LGD), dan tahap wawancara. Prepare yourself!

Penetapan Kelulusan

Inilah tahap terakhir, dimana kamu tinggal menanti pengumuman kelulusan melalui akun pendaftaran LPDP, email, dan/atau media elektronik lainnya.

Bagi kamu yang belum lolos seleksi beasiswa LPDP Afirmasi, jangan khawatir! Kamu masih diberikan kesempatan dua kali untuk mengikuti seleksi beasiswa.

Skema Beasiswa

Bagi kamu yang hendak melanjutkan studi master (single degree) maka kurun waktu studi paling lama ditempuh selambat-lambatnya 24 bulan atau setara 2 tahun. Sementara, khusus doktoral (single degree) dengan lama studi maksimal 48 bulan atau setara 4 tahun.

Jadi, kalau sudah diterima beasiswa LPDP Afirmasi dan mendapatkan LoA, jangan bersantai saja karena kamu sudah berkomitmen untuk menyelesaikan kuliah dalam waktu yang cepat karena LPDP tidak akan menanggung biaya kalau kuliahmu molor!

Komponen Pembiayaan?

Tentu saja kamu bertanya-tanya, sebagai penerima beasiswa LPDP Afirmasi, kira-kira komponen pembiayaan atau dana bantuan apa saja yang akan kamu terima nantinya.

Setidaknya ada dua komponen, yaitu

  • Biaya Persiapan Studi, dan
  • Biaya Studi

Sementara itu, LPDP menyatakan khusus beasiswa LPDP Afirmasi, ketentuannya akan diatur dalam peraturan sendiri. Selain itu, alokasi biaya bagi Kelompok Masyarakat Penyandang Disabilitas akan ditetapkan berdasarkan kebutuhan penerima berdasarkan penilaian LPDP.

Jadi, LPDP lebih menekankan kepada individu, bukan dilihat secara kolektif, karena setiap penyandang disabilitas memiliki kebutuhannya sendiri-sendiri.


Lihat Informasi Mengenai Beasiswa LPDP Afirmasi di sini.


Program Co-Funding

Ada yang baru di LPDP! Yaitu, Program Co-Funding.

Apa itu?

Program ini memiliki mekanisme berupa pembagian pembiayaan perkuliahan antara LPDP dengan pihak lain, yaitu Lembaga Pemerintah, Non Lembaga Pemerintah (Dalam dan Luar Negeri), dan Individu yang memiliki kemampuan finansial cukup.

Beasiswa Kemitraan (untuk pendaftar BPI Reguler dan BPI Afirmasi)

Di program ini, sumber pendanaan berasal dari kerjasama LPDP dengan Mitra Co-Funding yang memiliki jejak rekam dan reputasi baik, keunggulan di bidang spesifik yang dibutuhkan, komitmen jangka panjang, dan sepakat mengelola kekayaan intelektual bersama LPDP. Akan lebih diprioritaskan untuk mitra dalam negeri di Industri Strategis Nasional, dan kementerian/lembaga.


Baca Lebih Lengkap Program Co-Funding di sini!


Beasiswa Semi-Mandiri (untuk pendaftar BPI Reguler)

Di program ini, kerjasama terjadi antara LPDP dengan individual dengan kemampuan finansial yang cukup. Dimana akan dibagi beban komponen pembiayaannya. Selain itu, Mitra Co-Funding atau individu juga menanggung biaya tiket transportasi pulang dan pergi selama studi.

Nah, itulah informasi detail mengenai beasiswa LPDP Afirmasi, dari ketentuan umum, pendaftaran hingga proses pendanaan.