Media
Language

Serba Serbi Mengenai Beasiswa LPDP BUDI

Last updated on 17 Jul 2019

IMG_6363.PNG


Bermimpi Melanjutkan Studi ke Eropa? Jangan lewatkan EHEF 2018, pameran pendidikan tinggi Eropa terbesar di Indonesia yang paling dinanti-nanti. Segera daftarkan dirimu sebagai peserta dalam perhelatan akbar EHEF 2018 secara GRATIS di sini.

Oleh Kukuh Wangsa Giaji

Kamu seorang dosen?

Lalu berencana melanjutkan studi dan sedang mencari info beasiswa?

Jangan khawatir! Karena LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) memiliki program beasiswa khusus yang ditujukan kepada dosen.

Program ini dikenal dengan istilah BUDI atau Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia. Jadi, bagi kamu yang saat ini berprofesi sebagai dosen tetap bisa banget daftar program ini.

Berikut ini ehef.id sajikan beberapa informasi umum mengenai LPDP Budi!

Program BUDI (Beasiswa Unggulan Indonesia)

Program beasiswa khusus dosen ini merupakan sinergi antara Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bersama LPDP. Beasiswa ini dihadirkan dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan kualitas dosen sesuai kebutuhan strategis Perguruan Tinggi di Indonesia.


Official Website: LPDP BUDI


Apa sih tujuannya?

Yaitu, untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensi Dosen di Indonesia sehingga mampu mewujudkan kontribusi lebih bagi pembangunan nasional.

Lalu, kontribusi apa yang diharapkan nanti?

Sebagai penerima beasiswa ini, kamu diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap pembangunan ekonomi, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Sehingga mampu menghasilkan solusi bagi permasalahan bangsa, serta mencetak generasi penerus yang berbudi luhur.


Beasiswa LPDP Lainnya: Beasiswa LPDP Afirmasi PNS, TNI, dan POLRI


Sasaran BUDI

BUDI hanya diperuntukkan bagi dosen yang bekerja penuh waktu (Dosen Tetap), berstatus sebagai tenaga pendidik tetap pada perguruan tinggi tertentu (Negeri ataupun Swasta), serta mendapatkan pengakuan dari Kemenristekdikti dengan pemberian Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN), dan Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK).

Tentu saja, kamu yang ingin mendaftar harus telah memiliki gelar minimal S2, atau sekurang-kurangnya disesuaikan dengan Kemenristekdikti yang dibuktikan dengan legalisir ijazah.

Usia berapa kamu bisa mendaftar? LPDP membuat peraturan bahwa maksimal usia pendaftar berusia 47 tahun.

Nah, bagi kamu yang telah berencana untuk mendaftar BUDI ini, juga bisa memilih program doktoral baik dalam maupun luar negeri. Pastikan program studi yang kamu pilih sesuai dengan ketentuan dari LPDP dan Kemenristekdikti, yah!

Baca lebih lanjut daftar Universitas dan Program Studinya disini.


Beasiswa LPDP Lainnya: Beasiswa Pendidikan Indonesia Dokter Spesialis


Syaratnya Apa Saja?

Ada beberapa syarat yang harus kamu penuhi dan persiapkan jika ingin mendaftar dalam program LPDP BUDI ini, yaitu:

  1. IPK sekurang-kurangnya 3,25 dalam skala 4,0 yang dibuktikan dengan transkip nilai IPK S2 yang telah dilegalisir oleh perguruan tinggi asal.
  2. Mendapatkan surat izin mendaftar beasiswa dan surat izin melanjutkan studi doktoral dari perguruan tinggi asal. Khusus PTN dari pemimpin universitas, dan PTS dari Koordinator Kopertis Wilayah.
  3. Mendapatkan rekomendasi tertulis dari perguruan tinggi asal.
  4. Melampirkan surat pernyataan bersedia untuk kembali ke Indonesia, mengabdi kepada perguruan tinggi asal di Indonesia, menjalankan ikatan dinas selama dua tahun.
  5. Memiliki surat keterangan berbadan sehat dari Narkoba, dan bebas TBC khusus pendaftar BUDI luar negeri.
  6. Memiliki kemampuan berbahasa asing dengan nilai sekurang-kurangnya sesuai dengan persyaratan mendaftar yang dibuktikan dengan sertifikat asli.
  7. Harap diperhatikan Program BUDI hanya dipertuntukkan untuk KELAS REGULER, tidak untuk: kelas eksekutif, kelas karyawan, kelas jarak jauh, kelas internasional dalam negeri, kelas yang diselenggarakan lebih dari 1 negara.

Nah, kamu bisa mendaftar program BUDI baik telah ataupun belum memiliki LoA Unconditional (Letter of Acceptance). Namun, jika kamu belum mendapatkan LoA Unconditional maka harus segera memiliki surat tersebut selambat-lambatnya satu tahun setelah mendapatkan beasiswa BUDI.


Untuk informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa LPDP BUDI, klik di sini.