Media
Language

7 tips aplikasi beasiswa – langsung dari penerima beasiswa!

Last updated on 15 Sep 2019

ScholarshipPicture#6.jpg

Siapa lagi yang dapat berbagi saran tentang aplikasi beasiswa selain siswa yang sudah berhasil mendapatkannya? Atas dasar ini, kami meminta beberapa pemenang Beasiswa QS tahun ini untuk membagikan tips utama mereka saat menemukan dan mengajukan beasiswa. Inilah yang mereka katakan ...

1. Mendaftar seawal mungkin.

Point ini mungkin menjadi salah satu saran yang sudah Anda sadari atau sudah pernah Anda dengar, tapi pemenang beasiswa kami mengatakan bahwa ini menjadi hal yang penting dari kesuksesan mereka. "Universitas memiliki sejumlah dana khusus yang tersedia maka semakin cepat Anda mendaftar, semakin banyak yang akan Anda terima dan akan semakin mudah mendapatkan beasiswa," kata Alexis Csizmazia, yang menerima salah satu Beasiswa QS-IE University tahun ini.

2. Cermati situs web universitas untuk menemukan kesempatan beasiswa

Jika Anda tahu universitas mana yang menjadi tujuan Anda, maka situs web universtas itulah tempat yang tepat untuk memulai pencarian beasiswa. Doris Fang, pemenang Beasiswa QS Connect Masters 1-2-1 tahun 2015, mengatakan: "Saya sarankan untuk menermati situs universitas yang ingin Anda tuju. Biasanya, situs universitas akan memberikan banyak informasi beasiswa, bantuan keuangan dan pendanaan lainnya. "

3. Mencari penyedia beasiswa lainnya

Para pemenang beasiswa kami juga menyoroti pentingnya melihat ke luar universitas untuk mencari penyedia beasiswa alternatif, seperti skema Beasiswa QS. "Penelitian adalah kuncinya," kata Thuy Phamova Thanh, yang berhasil mendaftar untuk salah satu Beasiswa Bisnis QS-Manchester Business School. "Banyaklah berdiskusi dengan orang lain dan telusuri dengan menggunakan berbagai sumber informasi, seperti perpustakaan, internet atau buku, untuk mendapatkan peluang pendanaan yang tersedia."

4. Perhatikan topik esai yang diminta

Setelah Anda mengidentifikasi beasiswa yang relevan untuk Anda ajukan, tahap selanjutnya adalah memastikan setiap aplikasi beasiswa yang Anda tulis ditargetkan dengan baik. "Luangkan waktu untuk menganalisis topik esai yang diminta, saran Salimatou Balde, penerima Beasiswa Universitas QS-IE lainnya. "Kenali semua kata kunci, luangkan waktu untuk memahaminya dan pastikan menjawab pertanyaan dengan baik."

5. Mintalah orang lain membaca aplikasi Anda.

Tidak hanya membantu Anda mengidentifikasi kesalahan ketik atau kesalahan lainnya, kritikan yang membangun juga dapat membantu Anda menjadi lebih sadar akan kekuatan dan pencapaian Anda yang relevan. "Aplikasi beasiswa saya semakin membaik setelah saya meminta seseorang untuk membaca aplikasi saya dan mengkritisinya," kata Stephen Jarvis, penerima beasiswa QS Academic Excellence 2015. "Jika seseorang yang tahu dari mana asal Anda, mereka mungkin saja memikirkan hal-hal yang tidak Anda terpikirkan oleh Anda sendiri, dan juga membantu Anda memadatkan tulisan maupun memeriksa tata bahasa Anda."

6. Aturlah waktu dengan baik

Manajemen waktu sangat penting jika Anda mengincar beberapa aplikasi beasiswa. Catat dengan baik semua tenggat waktu dan luangkan banyak waktu untuk mengerjakan setiap aplikasi, serta pastikan Anda mengirimkan semua dokumen yang dibutuhkan. Valentina Sandulova, pemenang QS EDHEC-Business School Scholarship tahun ini, pekerja full time namun ia menerapkan hal ini. Dia menyarankan: "Bersabarlah, tetaplah mengirimkan pengajuan, dan pastikan Anda mengatur waktu dengan baik sehingga Anda tidak melewati tenggat waktu."

7. Ajukan sekarang juga!

Akhirnya, tips terakhir dan paling umum dari diantara para penerima beasiswa kami cukup sederhana: berhenti meragukan diri Anda sendiri, dan mulai mengajukan beasiswa! "Awalnya saya tidak yakin apakah akan mengajukan permohonan untuk beasiswa ini dan beasiswa lainnya, mengingat tingkat kompetitifnya," kata pemenang QS Leadership Scholarship Lee MacPherson. "Namun, mencurahkan semua usaha untuk beasiswa adalah salah satu keputusan terbaik yang pernah saya buat."

Memang, semua penerima beasiswa kami juga mengatakan bahwa mereka menerima banyak surat penolakan sebelum akhirnya berhasil mendapatkannya, membuktikan bahwa penting - dan bermanfaat - untuk terus mengajukan beasiswa tanpa patah semangat. Pada akhirnya Anda tidak akan pernah tahu aplikasi beasiswa mana yang berhasil. Dan akhirnya, Thuy berkata, "Yang terpenting, jangan menyerah pada mimpimu."