Media
Language

Menikmati Hidup Hygge Style di Denmark

Last updated on 25 Mar 2019

IMG_9496.JPG

Oleh Mia Angeline
Baru pertama kali mendengar kata Hygge?

Wah bisa-bisa setelah membaca artikel ini kalian langsung berburu beasiswa agar bisa tinggal di Denmark.

Apa sih Hygge?

Pertama-tama, cara pengucapan kata tersebut adalah “hoo-ga” dan bukan “hi-ge” seperti yang kalian pikirkan ya. Nah kalau sudah tahu pengucapannya, apa sih sebenarnya Hygge itu?

Hygge adalah konsep hidup di Denmark yang dimana setiap hari kalian menciptakan atmosfir yang hangat, dan menikmati hal-hal kecil dalam hidup bersama orang-orang terdekat.

Kalau kalian pernah bermain hujan, atau menikmati segelas coklat panas sambil memandang lalu lintas ibukota, ini berarti kalian tanpa sadar telah menikmati hygge. Gaya hidup ini telah menjadi bagian penting dari masyarakat Denmark, mereka bahkan mengakui kalau hygge adalah bagian dari identitas budaya mereka.

Jadi, gak salah kalau kalian berkesimpulan hygge-lah yang menjadi alasan kenapa Denmark termasuk ke dalam negara yang paling bahagia di dunia.


Untuk daftar universitas di Denmark, klik di sini.


The Hygge Lifestyle

Di Denmark sendiri, hygge diaplikasikan sepanjang tahun, tapi paling terlihat ketika bulan Desember menjelang Natal dan tahun baru. Musim dingin di Denmark terkenal berdurasi panjang dan gelap, karena matahari bersinar sangat pendek setiap hari. Nah, warga Denmark mengaplikasikan hygge agar tidak mengeluh dan dapat menikmati musim dingin mereka.

Kalau kalian ke Denmark pada bulan Desember, kalian dapat melihat Tivoli Gardens dan jalan-jalan di Copenhagen dipenuhi ribuan lampu-lampu jalan yang membuat pemandangan di sana menjadi sangat romantis. Selain itu kalian bisa melihat banyak warga Denmark berjalan menikmati salju, minum coklat panas memakai scarf tebal sambil membaca buku di café – ini adalah sebagian contoh hygge lifestyle.

Maka gak heran kalau orang-orang Denmark sangat menyukai lilin aromaterapi, untuk menciptakan suasana hygge (atau disebut hyggelig dalam bahasa lokal) di rumah mereka. Karena hygge, warga Denmark rata-rata membakar 6kg lilin per orang per tahun – angka tertinggi dibanding negara-negara lain di dunia.

Lalu bagaimana hygge di musim panas?

Masyarakat Denmark mengaplikasikan hygge dengan piknik di taman, barbeque bersama teman dan kerabat, menonton konser, hingga bersepeda keliling kota. Bayangkan bersepeda di Copenhagen sambil mencium bau rumput yang baru dipotong!

Intinya, apapun musimnya mereka mencoba menikmati hidup setiap hari.


Universitas Populer di Denmark: University of Copenhagen


Not Hygge Lifestyle

Walaupun terdengar simple, mengaplikasikan hygge ternyata cukup susah lho. Tidak semua hal bisa termasuk dalam hygge.

Apa saja yang terlihat mengasyikan tapi ternyata tidak masuk ke dalam hygge?

Bermain smartphone sepanjang hari

Walaupun terkesan menikmati hidup, ternyata bermain handphone adalah hal yang sangat bertentangan dengan hygge. Kenapa? Karena kunci dari hygge adalah 'disconnecting and enjoying the present moment'!

Hidup mengejar target atau terlalu banyak aturan

Hygge mengajarkan mengenai gaya hidup sederhana atau minimalis, namun juga mendorong kalian untuk menikmati hidup dan kebebasan.

Jadi, tidak perlu terlalu memikirkan kalori setiap kali makan ya!

Membeli barang hanya untuk terlihat gaya

Intinya hygge mendorong orang untuk menciptakan suasana yang hangat, bukan dikelilingi oleh barang-barang mewah. Jadi kalau kalian membeli sesuatu hanya untuk terlihat keren, berarti kalian belum menjiwai hygge sepenuhnya.

Jadi, kalau lain kali kalian ingin mengeluh mengenai sesuatu, coba aplikasikan hygge dan lihat hal-hal kecil yang dapat membuat situasi tersebut menjadi lebih nyaman untuk diri kalian sendiri. Seperti kata pepatah:

whatever you decide to do, make sure it makes you happy”.

Kalau masih penasaran mengenai hygge, kalian harus merasakannya sendiri dengan tinggal di Denmark.

Yuk buruan lengkapi aplikasi beasiswanya!

Untuk informasi mengenai beasiswa kuliah di Denmark, klik di sini.