Media
Language

Mata Uang Eropa (1)

Last updated on 23 Aug 2019

Walaupun negara Uni Eropa yang masuk dalam perjanjian Schengen telah banyak yang menggunakan Euro sebagai mata uang mereka, namun beberapa negara masih menggunakan mata uang mereka sendiri. Hal ini tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya. Namun, pastinya bagi turis paling aman harus menyiapkan dollar atau euro untuk ditukarkan sesampainya di negara tujuan.

europeanunion.jpg

Uni Eropa yang masuk dalam perjanjian Schengen telah banyak yang menggunakan Euro sebagai mata uang mereka, namun beberapa negara masih menggunakan mata uang mereka sendiri. Hal ini tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya.

  1. Polandia

Zloty-Poland.jpg

Polandia tidak menggunakan euro sebagai mata uangnya. Zloty (zł) adalah sebutan untuk mata uang Polandia yang memiliki arti “emas”. Nama tersebut muncul pada abad pertengahan (sekitar abad 14 dan 15), digunakan untuk semua jenis koin emas asing yang digunakan di Polandia, Zloty modern dibagi menjadi 100 groszy, yang mana groszy adalah mata uang terkecil Polandia. Sebagai hasil dari inflasi di awal 1990-an, mata uang ini mengalami redenominasi (pemotongan nilai mata uang). Redenominasi terjadi pada tanggal 1 Januari 1995, dimana 10.000 Zlotych tua (PLZ) menjadi salah satu Zloty baru (PLN). Sejak itu, nilai mata uang Polandia relatif stabil, dengan nilai tukar berfluktuasi antara 3-5 zloty untuk dolar Amerika Serikat.

Zloty (zł) memiliki dua bentuk yaitu kertas dan koin. Bank Nasional Polandia adalah satu-satunya bank yang memiliki hak untuk mengeluarkan zlotys di Polandia. Zloty koin berkisar dari 1 groszy sampai 5 zlotys sedangkan untuk kertas berkisar 10 sampai 200 zlotys.

Hingga saat ini, Polandia tidak memiliki target atau tanggal tetap untuk mengadopsi mata uang Euro. Ketika negara bergabung dalam ERM-II (kriteria konvergensi euro kelima), negara tersebut biasanya memilki target mengubah mata uang mengikuti mata uang bersama. Mantan Perdana Menteri Negara, Janusz Piechociński, telah menyatakan bahwa Polandia tidak akan bergabung Euro sampai setidaknya tahun 2020.

  1. Republik Ceko

CzechKoruna.jpg

Koruna adalah mata uang Republik Ceko sejak tahun 1993. Koruna adalah salah satu mata uang, dari 11 mata uang Uni Eropa, yang secara hukum terikat untuk mengadopsi mata uang euro di masa depan. Nama resmi di Republik Ceko sendiri adalah Česká koruna. Koruna Ceko menggantikan mata uang Koruna Cekoslowakia ketika diperkenalkan pada tahun 1993 setelah pembubaran Cekoslowakia.

Meskipun perekonomian Republik Ceko berada pada posisi yang baik untuk mengadopsi mata uang Euro, namun dengan adanya krisis utang Eropa, masyarakat ikut untuk mengadopsi mata uang tersebut. Miroslav Singer, gubernur Republik Bank Nasional (CNB), mengatakan bahwa negara tidak akan mengadopsi euro sebelum 2019. Dari hasil sebuah survei yang dilakukan pada bulan April 2014, hanya 16% dari populasi Republik Ceko yang mendukung pergantian Koruna dengan Euro. Sementara itu, berdasarkan jejak pendapat Eurobarometer pada bulan April 2015, terdapat kenaikan dari tahun sebelumnya dimana 29% dari rakyat Ceko yang mendukung penerapan mata uang Euro sementara 70% menentang. Oleh karena itu, Republik Ceko belum memiliki target untuk bergabung dengan ERM II ataupun mengadopsi euro sampai sekarang.

Referensi :

https://en.wikipedia.org/wiki/Polish_z%C5%82oty

http://famouswonders.com/polish-zloty/

https://en.wikipedia.org/wiki/Czech_koruna

http://www.myczechrepublic.com/basics/czech_currency.html

Sumber foto :

http://s3.amazonaws.com/armstrongeconomics-wp/2015/05/Zloty-Poland.jpg

http://exchangeratecalculator.com/files/upload/images/czk/CzechKoruna.jpg

http://studieropa.com/wp-content/uploads/2014/05/europeanunion.jpg