Media
Language

Kamu Pecinta Kuliner? Yuk, Kuliah Jurusan Gastronomi di Spanyol!

Last updated on 23 Jan 2019

IMG_9741.PNG

Oleh Erzawansyah

Kamu suka memasak dan bereksperimen untuk menciptakan resep-resep baru?

Mungkin kamu perlu mendalami ilmu gastronomi.

Gastronomi merupakan salah satu ilmu yang memelajari berbagai aspek dari makanan. Mulai dari proses produksi, konsumsi, sosial-budaya, bahkan antropologi makanan tersebut.

Nah, di antara berbagai cabang ilmu Gastronomi, ada satu jurusan yang menarik dan sedang populer di kalangan pencipta makanan, yakni Gastronomi Molekuler.

Sekilas Tentang Gastronomi Molekuler

Gastronomi molekuler merupakan studi ilmiah yang memelajari tentang transformasi kimia dan fisika pada sebuah makanan. Studi makanan pada cabang keilmuan ini tidak hanya menitikberatkan proses produksi makanan saja, namun juga memelajari bagaimana fenomena sensori saat mereka dikonsumsi.

Dengan memperdalam ilmu tentang gastronomi molekuler, maka bisa dipastikan wawasan kamu mengenai dunia kuliner akan bertambah. Selain itu, kamu pun bisa jadi chef handal yang terus menciptakan resep-resep makanan modern.

Banyak yang beranggapan bahwa gastronomi molekuler merupakan teknik memasak. Namun, sebenarnya pengertiannya jauh lebih luas daripada itu.

Gastronomi molekuler merupakan studi ilmiah. Itu berarti cabang ilmu yang masih terbilang baru di dunia pendidikan ini, tidak sekadar mengasah skill memasak, namun juga membutuhkan wawasan ilmu pengetahuan, khususnya ilmu kimia dan fisika, untuk menciptakan dan mengolah sebuah makanan.

Bila kamu mendalami gastronomi molekuler, kamu tidak hanya berurusan dengan spatula, wajan, pisau dan perlengkapan dapur lainnya. Namun, kamu bakal berurusan pula dengan laboratorium, mikroskop, sampai tabung reaksi, dll.

Bahkan, kamu tidak sebatas menggunakan bumbu dapur seperti gula dan garam, tapi juga bakal lebih banyak ‘bermain-main’ dengan zat-zat kimiawi di dalamnya, seperti nitrogen, kalsium klorida, alginat, dll.


Untuk daftar beasiswa di Spanyol, klik di sini.


Lantas, dimana kamu bisa kuliah di jurusan gastronomi molekuler?

Ada banyak opsi yang bisa kamu jadikan destinasi untuk kuliah di jurusan ini. Nah, dari sekian banyak pilihan, Spanyol merupakan salah satu yang kami rekomendasikan. Berikut beberapa alasan mengapa Spanyol menjadi negara yang patut dipertimbangkan untuk memperdalam ilmu Gastronomi Molekuler.

Adapun alasan-alasan mengapa Spanyol menjadi negara yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:

Perhatian Lebih pada Dunia Kuliner

Negara terbesar kelima di Eropa ini menaruh perhatian lebih pada dunia kuliner.

Hal ini terwujud ke dalam program-program khusus untuk pengembangan dunia kuliner. Misalnya, program Undergraduate Gastronomy dan Undergraduate Food Science and Technology di kampus Universidad Católica San Antonio de Murcia (UCAM) Spanyol.


Untuk info lengkap mengenai kuliah di Universidad Católica San Antonio de Murcia (UCAM), klik di sini.


Kampus Kuliner Berkualitas

Selain UCAM, di Spanyol masih terdapat banyak perguruan tinggi yang fokus ke dunia kuliner.

Misalnya adalah Basque Culinary Centre. Kampus ini membuka banyak program yang berkaitan dengan dunia kuliner, termasuk gastronomi molekuler.

Kamu tentu akan dapat memelajari gastronomi molekuler di sini, karena pihak kampus sangat serius dalam menjalankan lembaga pendidikan tinggi tersebut, karena mereka bahkan menetapkan tujuan untuk menjadi kiblat bagi kuliner modern dunia.

Oh iya, selain bercita-cita menjadi kiblat kuliner modern dunia, Basque Culinary Centre juga dinobatkan sebagai kampus gastronomi pertama di dunia, lho.

Tim Pengajar Profesional

Di Spanyol, banyak tim pengajar yang merupakan chef dari restoran terkenal dunia.

Salah satunya, Ferran Adria, chef sekaligus pemilik restoran El-Bulli, yang juga merupakan restoran penyaji makanan-makanan unik ala gastronomi Molekuler.

Tidak hanya Ferran Adria saja, Heston Blumenthal, pengelola restoran Fat Duck di Inggris, yang terkenal dengan masakan bubur siput dan sereal wortel putihnya itu juga akan terlibat dalam pengajaran di salah satu kampus kuliner di Spanyol.


Untuk daftar universitas di Spanyol, klik di sini.


Restoran ala Gastronomi Molekuler yang Melimpah

Selain pendidikan yang berkualitas, di Spanyol juga ada banyak restoran yang menyajikan makanan yang merupakan aplikasi dari gastronomi molekuler.

Adapun restoran-restoran terkenal itu, antara lain El-Bulli, El Celler de Can Roca, Mugaritz dan lain sebagainya. Chef terkenal asal Indonesia, Adrian Ishak, yang juga pemilik restoran bernama Namaaz Dining, bahkan mengaku terinspirasi dari restoran di Spanyol, lho.

Sudah Siap Menjadi Ahli Gastronomi Molekuler di Spanyol?

Mau melampaui chef-chef dunia yang merupakan pencipta spagheti agar-agar atau es krim instan yang terbuat dari nitrogen cair?

Mau mencari teknik baru dalam memasak daging supaya bisa memaksimalkan rasa dan teksturnya?

Atau kamu mau memodifikasi kuliner tradisional Indonesia yang memiliki kekayaan rasa yang luar biasa?

Itu bukan cita-cita yang muluk, kok. Karena jika impianmu untuk kuliah jurusan gastronomi molekuler di Spanyol benar-benar bisa terwujud, cita-citamu bisa saja twerwujud.


Untuk info lebih lanjut tentang Kuliah di Spanyol, klik di sini.