Language

Cara Mendapatkan Izin Kerja di Uni Eropa

Last updated on 27 Oct 2020
Cara Mendapatkan Izin Kerja di Uni Eropa

Banyak sekali pekerja yang ingin mengambil kesempatan untuk bekerja di Eropa. Perkembangan teknologi yang pesat, peradaban yang maju, alam yang indah adalah beberapa hal yang membuat Eropa layak menjadi tempat idaman untuk tinggal dan bekerja. Tapi untuk bekerja di Eropa tidak semudah terbang dan mencari pekerjaan setibanya di sana. Kamu harus melalui proses permohonan izin kerja kepada konsulat negara tujuanmu untuk bisa bekerja disana secara legal. Sekarang waktunya kita bedah tahapan untuk kamu bisa mendapatkan izin kerja di Eropa dengan panduan langkah demi langkah yang komprehensif ini.

1. Pahami perbedaan antara izin kerja dan visa turis

Izin untuk kerja jelas berbeda dengan visa turis yang biasa digunakan wisatawan untuk berkunjung ke Eropa. Pada dasarnya, visa turis memperbolehkan pemegang visa untuk memasuki suatu negara, tetapi tidak bisa bekerja secara legal atau tinggal melebihi jangka waktu yang telah ditentukan. Dengan izin kerja, kamu berhak untuk bekerja meskipun kamu adalah warga negara asing.

Untuk mendapatkan izin kerja ini, sebelumnya kamu harus sudah mempunyai penawaran kerja terlebih dahuli dari perusahaan yang berminat untuk memberimu sponsor. Ini adalah syarat awal melamar izin kerja. Oleh karena itu, langkah pertama adalah mencari pekerjaan yang cocok dan memastikan perusahaan tersebut tidak keberatan menjadi sponsor untukmu.

2. Mendapatkan lamaran kerja dahulu itu wajib!

Supaya aplikasi izin kerjamu disetujui, kamu harus memiliki tawaran pekerjaan yang menuliskan dengan jelas bahwa kamu akan bekerja untuk perusahaan yang sah di Uni Eropa terlebih dahulu. Surat ini adalah dokumen wajib yang kamu harus miliki supaya kamu berhak membuat permohonan. Memohon izin kerja memiliki proses yang ekstensif. Untuk itu, pastikan surat ini sudah kamu dapatkan karena kamu tidak mau melalui proses lamaran yang panjang dan akhirnya gagal. Jangan pergi ke Eropa dan baru mencari kerja disana - Kemungkinan besar kamu akan kewalahan!

3. Jangan asal percaya lembaga ketiga!

Jangan mudah percaya kepada lembaga ketiga yang sering mengiming-imingkan janji untuk bisa mempercepat pembuatan visa atau memastikan kamu mendapatkan izin kerja. Klaim mereka ini belum tentu terjamin dan sudah banyak penipuan yang berkedok seperti itu. Lebih baik kita pelajari, mempersiapkan, dan melakukan lamaran sendiri ke lembaga yang berotoritas untuk mengurus visa dan izin kerja dari negara tujuan. Kamu pastinya tidak mau untuk masuk ke Eropa secara ilegal dengan menggunakan dokumen palsu padahal sebenarnya kamu ingin mengikuti prosedur yang semestinya. Sekalipun kamu memilih untuk menggunakan bantuan dari lembaga ketiga, pastikan kamu tahu secara detail proses dan layanannya supaya kamu tidak tertipu.

4. Siapkan semua dokumen yang diperlukan

Karena permohonan ini berkaitan dengan pemerintah, kamu akan diminta untuk menyerahkan informasi dan dokumen identifikasi pribadi. Semua dokumen yang diperlukan harus disediakan dengan lengkap. Ini adalah tahap yang sangat penting untuk teliti. Kalau kamu tidak menyertakan dokumen yang lengkap, hal itu akan mempengaruhi kesempatan untuk mendapatkan izin kerjamu. Untuk itu, jangan terburu-buru untuk mempersiapkannya dan pastikan kamu sudah membaca dan memahami semua persyaratan dengan cermat.

Jadi, apa saja dokumen standar yang mungkin perlu kamu sediakan? Berikut ini beberapa di antaranya:

  • Formulir aplikasi lengkap yang harus dicetak dua kali. Kedua formulir harus ditandatangani sebelum dikirim.
  • Kontrak kerja yang sah dan telah ditandatangani oleh kamu dan perusahaan dimana kamu akan bekerja nanti.
  • Seluruh ijazah, sertifikat, dan transkrip sebagai bukti kualifikasi akademik.
  • Sertifikat kompetensi bahasa di negara tujuan (jika dibutuhkan). Di beberapa negara Eropa, salah satu syarat untuk berhak melamar izin kerja adalah kemampuan berbahasa di tingkat tertentu. Pastikan kamu sudah menguasai bahasanya dan bisa membuktikannya lewat sertifikasi yang bisa kamu kirimkan beserta dokumen lainnya.
  • Memiliki paspor yang masih berlaku. Pastikan paspor memiliki masa berlaku minimal tiga bulan dari tanggal kamu berencana untuk keluar dari negara tersebut.
  • Dua foto terbaru yang tidak lebih dari tiga bulan lalu dan berdimensi sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.

6. Buat reservasi penerbangan, asuransi dan akomodasi

Setelah melengkapi dokumen identifikasi pribadi, saatnya persiapkan bukti reservasi penerbangan, pembelian asuransi perjalanan, dan akomodasi.

Berikut ini beberapa informasi khusus terkait dengan aspek-aspek tersebut.

  • Siapkan bukti reservasi penerbangan yang dengan jelas menunjukkan tanggal dan nomor penerbangan untuk masuk ke negara tersebut dan keluar.
  • Kamu juga harus memiliki asuransi perjalanan yang berlaku di semua negara Schengen.
  • Kamu perlu menunjukkan bukti akomodasi yang dengan jelas menunjukkan di mana kamu akan tinggal selama berada di negara tersebut.

7. Mengajukan izin kerja

Setelah kamu menyiapkan dokumen-dokumen yang inti, sekarang saatnya engajukan aplikasi ke otoritas yang mengatur izin kerja di negara tujuan.Kamu bisa memohon izin kerja dari kedutaan negara tersebut di negara dimana kamu tinggal atau mendaftar online. Bagaimanapun, disarankan untuk ajukan izin kerja setidaknya dua bulan sebelum keberangkatan supaya ada waktu tambahan jika terjadi penundaan yang tidak terduga atau perlu waktu untuk memenuhi kelengkapan dokumen. Secara umum, waktu kerjanya birokrat negara Uni Eropa untuk memproses aplikasi izin kerja adalah sekitar enam minggu. Jadi, sekali lagi, pastikan kamu ada waktu yang cukup dan tidak terburu-buru.

8. Biaya

Setiap aplikasi untuk mendapatkan surat izin tinggal, belajar, atau berkunjung ada biaya administrasi, termasuk izin kerja. Terdapat 28 negara di Uni Eropa dan setiap negara memiliki biaya pemrosesan izin kerja yang berbeda-beda. Berikut beberapa contohnya:

Prancis: Biaya visa kerja sekitar € 99.

Jerman: Visa kerja tersedia dengan harga € 75.

Spanyol: Visa kerja lebih mahal seharga € 190.

Selain itu, tarif pengajuan akan bervariasi tergantung pada kewarganegaraan pelamar. Misalnya, warga Amerika Serikat akan bayar struktur biaya yang berbeda dibandingkan dengan warga Kanada. Oleh itu, pahamilah biaya yang diminta dan apa termasuk di dalam biaya tersebut. Pastikan buat pembayaran dengan jumlah yang benar. Kalau tidak, kemungkinan proses permohonanmu mungkin mengalami penundaan.

9. Coba kembali jika ditolak

Sayangnya, terlepas dari semua kerja kerasmu, lamaran kamu bisa ditolak. Aplikasimu bisa ditolak karena berbagai alasan, tetapi penyebab paling umum adalah kelengkapan dokumen penting. Apapun masalahnya, surat penolakan akan memberitahu alasannya. Jika permohonanmu ditolak, kamu diizinkan untuk mengajukan permohonan kembali tanpa batasan waktu. Malahan, tidak ada batasan berapa kali kamu diperbolehkan untuk melamar.

10. Perpanjang izin kerja Anda

Setelah sukses mendapatkan izin kerja, akhirnya kamu mimpimu jadi kenyataan: Kamu bekerja full-time di Eropa! Malahan, perusahaan dimana kamu bekerja suka dengan kinerjamu dan menawarkan perpanjangan kontrak kerjamu di kantor tesebut. Untuk memperpanjang izin kerja, kamu perlu melewati administrasi kembali. Seperti proses sebelumnya, kamu perlu memberikan dokumen tambahan kepada otoritas penerbit surat izin kerja untuk membuat permohonan. Berikut ini beberapa informasi tambahan yang akan dibutuhkan:

  • Surat untuk membuktikan kontrak kerja kamu telah diperpanjang.
  • Dokumentasi pendukung yang menunjukkan akomodasi.
  • Bukti reservasi penerbangan pulang berdasarkan tanggal baru kontrak kerja.

Mendapatkan izin kerja itu mudah jika kamu sudah memiliki pekerjaan sebagai persyaratan dasar. Meskipun persyaratan untuk permohonan izin kerja berbeda-beda di setiap negara , pada dasarnya kamu akan mendapatkan izin kerja kamu sudah memenuhi persyaratan dasarnya. Dan dalam proses aplikasi, kamu bertanggung jawab untuk memastikan semua informasi yang kamu berikan benar dan lengkap. Jika informasi yang kamu memberikan tidak sesuai, kamu bukan hanya dapat menunda prosesnya tetapi juga dapat merusak peluang untuk mendapatkan izin di masa mendatang. Ini semua mungkin kedengaran merepotkan, tetapi hasil akhir yaitu untuk bisa bekerja di Eropa menggantikan sakit kepala dalam proses pengajuan izinnya.