Media
Language

Melanjutkan Pendidikan di Swedia, Pusat Riset dan Inovasi Dunia

Last updated on 22 Oct 2018

photo-1518984935012-271786e50ecf.jpeg Photo by Jonas Jacobsson via Unsplash

Oleh Kukuh Wangsa Giaji

Swedia kembali menempati posisi kedua sebagai pusat inovasi dunia dalam daftar The Global Index Innovation 2017.

Kesuksesan Swedia melahirkan perusahaan-perusahaan raksaksa, seperti IKEA dan Spotify tidak terlepas dari dasar riset yang kuat dan dukungan pemerintah untuk mengucurkan dana besar dalam sistem pendidikannya agar menghasilkan pengajar dan lulusan yang bermutu tinggi.

Negara kecil di Eropa ini juga terkenal sebagai negara dengan indeks prestasi warga bahagia yang tinggi dan terbukti menempati posisi tujuh dalam laporan World Happiness 2018 yang dikeluarkan PBB.

Bagi kamu yang hendak melanjutkan pendidikan di luar negeri tidak ada salahnya menjadikan Swedia sebagai negara pilihan.

Berikut ini kami sajikan sejumlah alasan penting kenapa kamu harus merasakan pendidikan di Swedia.

1. Mutu Pendidikan Terjamin

Shanghai Ranking Consultancy 2017 merilis daftar universitas terbaik dan sebelas universitas di Swedia masuk dalam jajaran 500 universitas terbaik dunia. Beberapa universitas ternama tersebut antara lain Karolinska Institute, Uppsala University, Stockholm University, dan Lund University.

Program-program yang disediakan oleh universitas di Swedia tersebut juga beragam, tidak berfokus pada sains dan teknologi saja tetapi jurusan, seperti humanities atau arts pun sangat maju karena Swedia terkenal dengan budayanya sebagai bangsa Viking. Negara ini sendiri merupakan rumah para peraih nobel.


Untuk daftar lengkap Universitas di Swedia, klik di sini.


2. Berlimpahnya Beasiswa

Tidak seperti negara Uni Eropa lainnya, Swedia sangat peduli dengan masalah finansial untuk warganya bahkan imigran sekalipun. Terbukti dengan adanya beasiswa penuh melalui program Swedish Institute (SI) untuk mahasiswa S2 yang berlaku bagi warga kenegaraan asing dilebih dari 100 negara.

Syarat mendapatkan beasiswa melalui program SI pun tidak sesulit program beasiswa lainnya. Selama kamu merupakan warga dalam negara yang terdaftar di program, memiliki pengalaman bekerja minimal 3.000 jam, dan rekam jejak kepemimpinan yang tinggi maka kamu berpeluang meraih beasiswa dari SI.

Tidak hanya itu, kamu juga akan diberikan biaya hidup selama menempuh pendidikan serta pergantian biaya keberangkatan dan kepulangan ke negara asal. Kesempatan besar ini yang menjadikan tingkat kompetisi untuk berkuliah di Swedia cukup tinggi.


Untuk daftar lengkap Beasiswa Kuliah ke Swedia, klik di sini.


3. Program Berbahasa Inggris

Bahasa swensk merupakan bahasa resmi Swedia tapi mayoritas penduduknya lebih gemar menggunakan bahasa inggris untuk percakapan sehari-hari ketimbang bahasa asli tersebut. Dampaknya hampir semua program diberbagai universitas menggunakan silabus berbahasa inggris yang memudahkan mahasiswa asing untuk beradaptasi.

4. Proses Pendaftaran Mudah

Proses seleksi perguruan tinggi di Swedia sangat mudah. Kamu cukup mengakses laman situs universityadmissions.se lalu membuat akun dan membayar sebesar 900 SEK atau kira-kira Rp1.500.000. Kemudian memilih hingga empat universitas atau program yang disusun berdasarkan prioritas.

Syarat yang diminta tidak sulit bahkan tidak memerlukan rekomendasi dari dosen tidak seperi universitas lain pada umumnya. Kamu membutuhkan minimal skor IELTS 6.5 untuk memenuhi standar umum. Selain itu siapkan pindaian paspor, ijazah, dan transkip nilai dalam bahasa inggris. Jangan lupa mengecek laman situs universitas untuk melihat persyaratan lainnya, misalnya CV, Motivation Letter, dsb.


Baca juga: Kerasnya Perjuangan Suci Ariyanti Merajut Mimpi di Swedia


5. Peluang Bekerja

Tidak seperti negara-negara lainnya yang mengatur jumlah jam kerja mahasiswa asing, Swedia memberikan kebebasan bagi para mahasiswa untuk bekerja sambilan selama tidak menganggu jadwal perkuliahan. Bahkan beberapa program mencantumkan syarat magang di perusahaan ternama yang bekerja sama dengan universitas.

Selain itu, ada tambahan visa 6 bulan bagi mahasiswa asing yang telah menyelesaikan pendidikannya. Tambahan visa tersebut biasanya digunakan untuk mencari pekerjaan di Swedia. Bagi kamu yang memang merencanakan untuk berkarir internasional bisa menjadikan Swedia sebagai pilihan negara untuk melanjutkan pendidikan S2.

6. Keragaman dan Kesetaraan

Swedia merupakan negara yang memiliki paham sekuler tetapi masyarakat disana juga jauh dari kata religius. Hal inilah yang menyebabkan Swedia sangat menjunjung tinggi hak-hak manusia dan privasi setiap warganya. Lanskap agama lebih beragam dan kompleks dibandingkan negara-negara maju lainnya.

Hal ini juga berlaku terhadap kesetaraan gender dan orientasi seksual. Tercatat, Swedia telah melarang segala bentuk diskriminasi beradasarkan orientasi seksual dan ekspresi gender sejak tahun 1987. Selain itu, kesenjangan antar gender kini nyaris tidak ada bahkan setara, dimana wanita sama halnya dengan laki-laki memiliki peran penting dalam pembangunan dan pendidikan.

Dalam politik, Swedia memiliki tingkat representasi wanita tertinggi di dunia dengan 12 dari 23 menteri di pemerintahannya adalah wanita. Jadi kecil kemungkinannya kita mendengar ada cat calling di jalan-jalan atau tuturan berbau seksis di negara tersebut.

7. Kualitas Hidup yang Baik

Seperti yang telah diutarakan di atas, Swedia memiliki tingkat standar hidup yang tinggi. Beragam transportasi umum, seperti bus, kereta api, kereta bawah tanah, trem, feri dan pesawat terkelola dengan sangat baik. Imbasnya, banyak warga enggan menggunakan kendaraan pribadi.

Sistem kesejahteraan Swedia juga memberikan banyak manfaat bagi warganya. Pemerintah menyediakan perawatan kesehatan gratis, cuti sakit, perawatan anak, pendidikan gratis dan cuti 18 bulan bagi orang tua untuk setiap anak. Khusus cuti anak bagi orang tua yang bekerja akan dibayar melalui subsidi pemerintah selama masa cuti.

Semua hal di atas bisa terwujud sebab warga Swedia taat dalam membayar pajak walau sangat mahal. Padahal dibanyak negara, pajak merupakan musuh yang paling dihindari. Kenyataannya, warga Swedia sangat percaya terhadap sistem kelola yang dilakukan agensi pajak swedia, Skatterverket. Hasil riset membuktikan agensi ini sangat dipercaya dan dihormati.

Seperti yang bisa dilihat, begitu banyak alasan dan fakta yang menjadikan Swedia sebagai negara terbaik bagi kamu untuk melanjutkan pendidikan dan melanjutkan hidup atau meniti karir internasional.

Sudah siap berkuliah di Swedia?


Untuk info lebih lanjut tentang Kuliah di Swedia, klik di sini