Media
Language

Ayo Kuliah di Italia! Begini caranya

Last updated on 17 Jul 2019

EHEF_LiveIG_RomeroSinaga_Web_1200x615pxl_RECAP.jpg

Oleh: Irene Atalia


Beberapa waktu lalu, Felicia dari EHEF melakukan wawancara lewat Instagram ehef.id bersama Romero Sinaga, Kepala Pewakilan Uni-Italia untuk Indonesia. Mengingat Romero memang pernah mengemban studi di Italia membuatnya sumber yang sangat tepat untuk kamu yang tertarik melakukan hal yang sama. Ditambah, Uni-Italia siap membantu kamu mencapai mimpi tersebut.

Artikel ini merangkum wawancara dengan Romero mengenai persiapan dan pengalaman untuk studi di Italia. Sesuai peribahasa “banyak jalan menuju Roma”, mungkin Uni-Italia bisa memberikan jalan untuk kamu!

KENAPA HARUS ITALIA?

Pendidikan Sesuai Minat

Sedikit berbeda dengan pendidikan di Indonesia, universitas di Italia langsung memberikan pendidikan yang spesifik dan mendalam tentang jurusan yang kamu tuju. Jadi, universitas di Italia memang melahirkan lulusan yang sangat mahir dalam bidangnya, secara spesifik dalam bidang tersebut.

Tidak Ada Ranking Universitas

Universitas di Italia tersebar merata di kota-kotanya. Semua universitasnyapun memberikan kualitas pendidikan yang sama. Sehingga tidak ada perbedaan antara universitas negeri atau swasta dalam aspek materi pendidikan dan kulitasnya. Oleh karena itu, universitas Italia tidak memberlakukan ranking yang membedakan satu universitas dengan lainnya. Jadi, kota manapun yang kamu pilih, kamu akan mendapatkan kualitas pendidikan yang sama.

Prospek Kerja

Setelah kamu lulus dari universitas Italia, kamu akan dibekali dengan keterampilan dan pengetahuan yang spesifik dengan bidang yang kamu pilih. Ini menjadi bonus ketika mencari pekerjaan. Alumni universitas di Italia banyak dicari di negara-negara yang merekrut pekerja internasional, seperti Hong Kong dan Dubai. Tentu saja, jika kamu beruntung dan pekerja keras, kamu bisa bekerja langsung di Italia sesuai di bidang yang diinginkan.

Bahasa sebagai Investasi

Baik dalam lapangan kerja maupun studi di luar negeri, belajar bahasa pasti berguna untuk berkomunikasi dengan penduduk lokal. Oleh karena itu, anggaplah fasih berbahasa lain selain Bahasa Indonesia sebagai investasi talenta.

Banyak bidang studi di Italia yang menggunakan Bahasa Italia dan Inggris dalam pengajarannya. Jika programnya menggunakan Bahasa Italia, kamu harus menyertakan sertifikat CILF untuk membuktikan kemampuanmu berbahasa Italia.

Kamu bisa mulai belajar Bahasa Italia semudah memulai menonton film, membaca buku, dan mendengarkan lagu Bahasa Italia. Tetapi untuk menguasai Bahasanya, Uni-Italia tetap menyarankan untuk mengikuti kursus bahasa agar lebih terstruktur dan matang.

PERSIAPAN STUDI

Pendaftaran

Untuk persiapan memilih dan mendaftarkan diri di universitas di Italia, Romeo dari Uni-Italy membedakan prosesnya menjadi dua langkah, yaitu Pendaftaran Aplikasi dan Pre-Enrollment.

Pendaftaran Aplikasi biasanya dibuka di bulan November - Januari dan ditutup bulan April. Pendaftaran ini dilakukan oleh calon mahasiswa ke sekolah yang dituju secara online. Setiap sekolah biasanya memberikan daftar berkas yang harus dimiliki oleh calon mahasiswa. Berkas ini kemudian akan diperiksa oleh pihak universitas. Beberapa universitas juga memberlakukan adanya tahap interview dalam proses perekrutan. Jika calon mahasiswa memadai standar sekolah, mahasiswa akan mendapatkan Letter of Acceptance (LoA).

Setelah itu, mahasiswa international atau non-EU Students yang mendapatkan LoA akan masuk ke dalam tahap pre-enrollment. Tahap ini biasa dimulai dari bulan Maret. Mahasiswa akan mendapatkan due date dari Kedutaan Italia sendiri untuk melengkapi berkas yang dibutuhkan untuk mahasiswa international.

Pendaftaran untuk program S1 biasanya mengharuskan calon mahasiswa untuk melalui tes tertulis yang dilaksanakan secara online. Namun, untuk beberapa jurusan seperti arsitektur, kamu diharuskan untuk langsung mengambil tes di Italia setelah proses pendaftaran.


Lihat daftar universitas di Italia di bawah KEMRISTEK Italia di sini!


Berkas yang Dibutuhkan

Pendaftaran ke universitas tentu membutuhkan berkas yang berbeda-beda, tergantung pada kebijakan masing-masing universitas. Namun, secara umum ada beberapa hal yang pasti kamu perlukan untuk keperluan studi, yaitu:

Ijazah & Transkrip

Pendaftaran ke universitas di Italia membutuhkan ijazah dan transkrip nilai dari jenjang sekolahmu sebelumnya. Universitas di Italia umumnya menerima terjemahan ijazah asli kamu ke satu dari empat bahasa ini: Italia, Inggris, Prancis atau Spanyol.

Ijazah asli tidak memiliki batas waktu untuk didaftar, sehingga kamu juga tidak perlu takut kalau ingin melanjutkan studi di Italia tetapi sudah terlanjur mengambil gap years.

Surat DOV

Umumnya, universitas juga akan meminta Declaration of Value dari calon mahasiswa internasional. Surat DOV ini dikeluarkan oleh kedutaan, dengan keterangan bahwa calon mahasiswa sudah menyelesaikan jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan yang akan dijalani selanjutnya.

Contoh, untuk calon mahasiswa S1, karena Indonesia menggunakan waktu wajib belajar 12 tahun, surat DOV akan memuat bukti kelulusan setiap jenjang pendidikan yang telah kamu lewat dari SD-SMA, lengkap dengan nama sekolah dan tempuh waktu penyelesaian jenjang penelitian tersebut.

Sertifikat Kemampuan Berbahasa

Kemampuan berbahasa Italia pasti dibutuhkan untuk calon mahasiswa yang akan menempuh studi di Italia, terutama untuk calon mahasiswa S1. Universitas di Italia biasanya menggunakan bahasa pengantar Italia, sehingga calon mahasiswa harus memiliki sertifikat lulus CILF B2. Jika mengambil kelas reguler, kamu bisa mendapatkan sertifikasi ini dalam waktu tempuh 2 tahun. Kelas bahasa Italia sebagi persiapan tes CILF dibuka di IIC Jakarta, dan kamu bisa mendaftarkan diri di sana.

Tidak sedikit program S2 dan S3 di universitas di Italia berbahasa pengantar Inggris. Jika universitas yang kamu tuju menggunakan bahasa Inggris, kamu bisa melampirkan sertifikat IELTS dengan nilai minimal 6. Namun, jika universitas menggunakan bahasa Italia maka kamu juga harus melampirkan sertifikat CILF B2.

Universitas negeri dan beberapa universitas swasta biasanya membuka short course untuk mahasiswa internasional yang ingin belajar bahasa Italia langsung di Italia, biasanya menggunakan waktu 40-80 jam/minggu.

Visa

Pendaftaran visa studi di Italia tidak harus melewati proses yang rumit. Pendaftaran ini biasanya memerlukan Letter of Acceptance dari universitas yang dituju, dokumen identitas diri yang diminta, keterangan akomodasi, serta keterangan keuangan yang jelas. Keterangan ini biasanya mengharuskan setiap pendaftar untuk memiliki rekening aktif dengan saldo minimal € 6000 yang bukan deposit.

Visa studi ini telah memberikan izin bagi pendaftaran untuk menyelesaikan studinya di Italia sesuai keterangan yang diminta, serta memberikan hak bagi pendaftar untuk bekerja paruh waktu, sekitar 20 jam/minggu.

Beasiswa

Negara Italia memberikan banyak kesempatan untuk mahasiswa untuk mendapatkan beasiswa, sesuai dengan slogan “Invest Your Talent in Italy, Italy is Waiting For You”. Beasiswa ini ditawarkan oleh pemerintah lewat kementrian yang disebut MAECI, dan Invest Your Talent, serta oleh masing-masing sekolah yang dituju.

Proses pendaftaran beasiswa di Italia biasanya tidak terlalu mematok pada nilai. Bobot nilai dalam pemilihan awardee berbeda terutama bagi beasiswa yang diberikan oleh masing-masing sekolah. Bobot besar justru tersimpan dalam motivation letter setiap pendaftar, untuk melihat kepribadian dan kesungguhan setiap mahasiswa untuk menuntut studi di Italia.

Beasiswa dari Sekolah

Terutama untuk mahasiswa program S1, beasiswa yang ditawarkan biasanya memang beasiswa yang diberikan sekolah. Beasiswa dari sekolah biasanya berlaku untuk program S1, S2 dan S3, dan berlaku untuk semua jurusan. Beasiswa yang diberikan berupa memotong biaya sekolah.

Menurut Romero, beasiswa dari sekolah biasanya memiliki keunggulan karena memiliki nilai yang lebih tinggi, serta proses pencairan yang lebih tepat.

Untuk mahasiswa s3, beasiswa dari sekolah juga mungkin memberikan family allowance yang memungkinkan mahasiswa juga membawa keluarga dalam studi.

Invest Your Talent

Beasiswa yang dikeluarkan oleh pemerintah Italia ini memberikan pilihan di 26 universitas, yaitu 24 dari universitas negeri dan 2 dari universitas swasta. Beasiswa ini juga hanya berlaku untuk beberapa jurusan saja, yaitu engineering, advanced technology, economy & business, hospitality dan design.

Pendaftar beasiswa ini dibatasi di usia 26 tahun, dan hanya berlaku untuk mahasiswa program S2 dan S3.

Beasiswa MAECI

Beasiswa yang dikeluarkan MAECI atau Kedutaan Luar Negeri Italia juga hanya berlaku untuk pendaftar untuk program S2 dan S3, dibatasi di usia 28 tahun. Beasiswa ini berlaku untuk semua jurusan di universitas yang ada di Italia, sehinga bebas untuk para pendaftar untuk memilih.

DSU Allertie

Berbeda dengan beasiswa lain, DSU Allertie berlaku untuk mahasiswa internasional yang sudah tinggal di Italia, sehingga pendaftar tidak perlu pulang ke negara asal untuk mengurus proses pendidikan dari awal lagi.

Tips Untuk Pendaftaran Beasiswa

Untuk membesarkan peluang kamu mendaftarkan beasiswa, Uni-Italia menyarankan supaya kamu mendaftarkan diri di lebih dari satu beasiswa, karena kemungkinan yang ditawarkan juga banyak sekali!

Romero juga menyarankan agar pendaftar beasiswa yang dikeluarkan oleh kementrian Italia telah memiliki LoA dari universitas yang dituju, sehingga pihak kementrian juga tidak meragukan lagi bahwa kamu dapat memenuhi syarat oleh seorang awardee beasiswa.

Tips untuk Motivation Letter

Sebagai komponen utama penilaian pendaftaran beasiswa, tentu kamu harus membuat motivation letter yang menonjol dan menunjukkan kelayakan kamu untuk menjadi penerima beasiswa.

Di luar dugaan, Romero justru menyarankan untuk keep things simple. Motivation letter yang berhasil membawanya untuk belajar di universitas di Italia hanya terdiri dari tiga paragraf.

Secara sederhana, motivation letter harus merangkum pengenalan dirimu dan apa yang membuat kamu harus dipilih. Sehingga isi untuk motivation letter seharusnya berisi pengenalan terhadap diri kamu yang termasuk latar belakang pendidikan dan pengalaman kamu.

Kemudian, kamu juga harus menjelaskan alasan jurusan yang ingin kamu pelajari di Italia. Alasan ini berhubungan dengan latar belakang pemilihan jurusan tersebut dan hal yang ingin kamu lakukan setelah mendapatkan beasiswa tersebut dan studi di Italia. Jangan lupa memberitahu juga implementasi terhadap ilmu yang telah kamu dapatkan dan harapan yang bisa kamu implementasikan selepas studi di Italia.


Lihat daftar beasiswa untuk universitas Italia di laman ehef.id!


UNI-ITALIA

Pendaftaran Studi di luar negeri bukanlah proses yang pendek mau pun mudah. Di sinilah Uni-Italia berperan dalam proses persiapan kamu untuk studi di Italia.

Uni-Italia memberikan support untuk para mahasiswa, baik dari persiapan di Indonesia mau pun setelah mulai belajar di Italia. Mereka dapat membantu kamu untuk mempersiapkan informasi yang harus kamu ketahui sebelum akhirnya pergi ke Italia.

Uni-Italia membuka konsultasi untuk mahasiswa agar dapat memilih jurusan yang tepat di universitas yang tepat pula. Mereka juga bersedia membantu proses komunikasi dengan pihak universitas yang dituju, dan membantu pengumpulan kelengkapan dokumen yang dibutuhkan dalam pendaftaran.

Konsultasi ini dapat dilakukan langsung di Kedutaan Italia di Jakarta. Ambasciata d'Italia berlokasi tepatnya di Jl. Pangeran Diponegoro No.45, RT.15/RW.5, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10310. Konsultasi yang diberikan dari pihak Uni-Italia dapat dijadwalkan terlebih dahulu di layanan yang disediakan oleh pihak kedutaan.

HIDUP DI ITALIA

Tiba di Italia

Persiapan kamu sebelum studi juga masih berjalan setibanya kamu di Italia. Kamu harus mengurus stay permit atau izin tinggal di Italia dalam waktu 8 hari setelah kamu sampai, terhitung dari hari kamu sampai.

Biaya hidup

Pengeluaran di Italia semua tergantung pada pengaturan masing-masing mahasiswa. Namun, harus diakui bahwa biaya tinggal di kota besar dan terkenal seperti Roma dan Milan jauh lebih tinggi dibanding kota yang lebih kecil, bahkan setelah pemotongan biaya dari beasiswa. Umumnya, mahasiswa yang tinggal di kota besar memerlukan € 1200-1500/bulan termasuk biaya tempat tinggal. Namun, untuk di kota kecil mungkin mahasiswa dapat menghabiskan hanya € 700/bulan. Hal ini disebabkan karena perbedaan lifestyle di kota-kota tersebut.

Pemilihan tempat tinggal yang dekat dengan universitas biasanya memakan biaya yang lebih tinggi. Uni-Italia menyarankan mahasiswa memilih tempat tinggal di rumah penduduk (mirip homestay, tetapi tetap membayar sewa sendiri tanpa orang tua asuh) atau tempat tinggal yang agak jauh dari universitas namun dekat dengan metro dan mudah diraih oleh kendaraan untuk mencegah pengeluaran berlebih.

Perbedaan Dengan Indonesia

Jarak antara Italia dan Indonesia tentu membuat kedua negara tersebut memiliki banyak perbedaan. Hal ini juga terlihat dari program pendidikan. Di mana Indonesia biasanya hanya mengharuskan mahasiswa lulus program S1 dengan melewati 144 SKS dalam rentang waktu 4 tahun, Italia mengharuskan mahasiswa menghabiskan 180 SKS dalam rentang waktu 3 tahun. Sehingga, kamu sebagai mahasiswa harus bersiap-siap tentang kesibukan studi yang harus kamu hadapi dengan perbedaan ini.

Namun, untuk kepribadian orang Italia, Romero mengakui bahwa hal tersebut mirip dengan kepribadian orang Indonesia. Orang Italia terkenal ramah dan hangat bahkan dengan orang baru dan mahasiswa internasional. Memang, perilaku rasis dan sentimen dapat terjadi namun bukan menjadi sesuatu yang harus dikhawatirkan, sama dengan keberadaan makanan halal.

Walau pun Italia juga terkenal dengan daging olahan yang bermacam-macam, jangan lupa juga bahwa Italia terkenal dengan penggunaan kejunya yang mudah didapatkan dimana-mana. Jadi, makanan halal banyak bisa diakses, tetapi kamu juga harus cermat mencari mana yang memang halal.

Magang Dan Kerja Part-Time

Beberapa universitas di Italia mewajibkan mahasiswanya, terutama program S1, untuk melewati proses magang di tempat kerja sebagai syarat kelulusan. Program magang ini dapat dilakukan di career center yang dimiliki sebagian universitas, atau dicari sendiri oleh mahasiswa.

Keuntungan yang didapatkan mahasiswa dalam mencari program magang sendiri adalah mahasiswa bisa mendapatkannya di bidang yang lebih sesuai dengan interest-nya masing-masing. Hal inilah yang dilakukan Romero saat studi dan ia mengakui pengalaman magang ini sangat memuaskan karena dilakukan di bidang yang sangat ia minati.

Bekerja untuk mendapatkan uang tambahan di negara lain pasti menjadi godaan bagi sebagian mahasiswa. Bekerja paruh waktu memang diperkenan dari visa studi mahasiswa dengan waktu yang terbatas. Namun, dengan kesibukan pendidikan yang juga sangat padat harus menjadi pertimbangan kamu sebelum memutuskan kerja. Jangan sampai pendidikan kamu jadi terbengkalai, ya!

Perpanjangan Visa

Selepas kelulusan, banyak kemungkinan yang bisa kamu telusuri. Kamu bisa saja kembali ke Indonesia dan melanjutkan di negara asli, atau bisa juga melanjutkan hidup di Italia. Mengingat bahwa visa awal kamu merupakan visa studi yang terbatas waktunya, kamu harus melakukan perpanjangan visa. Nah, hal ini bisa langsung kamu lakukan di KBRI Indonesia di Roma, tidak perlu kembali ke Indonesia.

Namun, hal ini harus sudah kamu lakukan sendiri tanpa bantuan dari Uni-Italia lagi, karena kamu sudah melakukannya langsung di Italia.

TIPS DARI UNI-ITALIA

Fokus Dengan Tujuan

Mungkin dengan alam yang indah dan perkotaan yang unik dan bersejarah, kamu akan kehilangan fokus belajar. Uni-Italia menyarankan supaya kamu ingat baik-baik tujuan awalmu ke Italia, yaitu untuk alasan studi. Alasan ini diharapkan menjadi bobot pertimbanganmu untuk kemungkinan lain, seperti bekerja setelah lulus.

Melanjutkan studi di luar negeri memang membutuhkan komitmen besar, terutama untuk penerima beasiswa. Mahasiswa yang berangkat diharapkan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan studinya. Hal inilah yang menyebabkan beberapa penerima beasiswa tidak diperkenankan untuk bekerja selagi masih melakukan studi.

Semua Tergantung Kita

Nasehat utama dari Uni-Italia untuk kamu yang ingin melanjutkan studi di Italia adalah membangun niat dan fokus yang kuat. Dari niat ini, kamu pasti bisa lebih leluasa dan fleksibel dalam melewati semua tantangan yang muncul saat menjalani studimu di sana.

Menurut Romero, niatmu akan membentukmu menjadi pelajar yang baik. Saat belajar Bahasa Italia, misalnya, kamu akan menganggap proses pengajaran lebih serius, sehingga membuat kamu lebih rajin dan mampu meraih nilai yang tinggi untuk sertifikat CILF.

Niat ini juga pasti akan memperkuat kamu dalam melewati masa-masa sulit dan jenuh yang pasti dilalui dalam proses pendidikan. Jangan lupa bahwa kuliah di Italia merupakan keuntungan yang tidak bisa dinikmati semua orang, sehingga kamu harus bekerja sekuat dan sebaik mungkin untuk mengambil semua ilmu yang ditawarkan. Tentu saja, tergantung dengan jurusan yang sangat kamu minati!