Language

Pentingnya CV Unik Dalam Melamar Pekerjaan

Last updated on 14 Oct 2019
Pentingnya CV Unik Dalam Melamar Pekerjaan

education-business-overwork-and-people-concept-tired-woman-or-student-girl-typing-on-laptop-computer-at-night-home_sompuz6_ol_thumbnail-full01.png

Oleh Irene Atalia


Pingin melanjutkan studi di Eropa? Jangan lewatkan EHEF Indonesia 2019, pameran pendidikan tinggi Eropa terbesar di Indonesia yang paling dinanti-nanti!

Surabaya 31 Oktober 2019

Jakarta 2 - 3 November 2019

Bandung 5 November 2019

Registrasikan dirimu di sini! Acara ini GRATIS!

—--

image2.png

(Photo by Justin Sullivan/Getty Images)

Ketika kamu melamar untuk pekerjaan, pasti ada satu dokumen yang wajib kamu lampirkan. Hal itu tentu saja adalah curriculum vitae. Curriculum vitae pada umumnya berisi semua hal yang bisa kamu tunjukkan dan tonjolkan kepada perusahaan atau tempat yang ingin kamu tuju, misalnya identitas diri, riwayat pendidikan, pengalaman organisasi dan bekerja, penghargaan atau perlombaan yang kamu menangkan, bahkan pelatihan yang bisa menunjang kemampuan kamu untuk bekerja di tempat tersebut. Secara simpel, CV digunakan oleh para pemberi pekerjaan untuk melihat secara mudah kecocokan kamu untuk memenuhi lowongan yang ditawarkan. Dari sana, biasanya kamu akan diundang untuk melakukan wawancara dengan pihak pemberi pekerjaan, atau beberapa tes yang harus kamu jalani sebelumnya.

image1.png

(Photo by Poepo/Getty Images)

Kenapa CV harus menarik?

Sejak awal mencari pekerjaan, kamu pasti bertujuan untuk mendapatkan pekerjaan yang baik di tempat yang terbukti berkualitas baik. Kualitas ini dapat dilihat dari apa yang mereka tawarkan baik untuk masyarakat luas maupun untuk karyawannya sendiri. Harus kamu ingat bahwa hal ini menjadi tujuan atau goal bagi setiap orang. Orang-orang ini bisa saja memiliki kemampuan sebaik kamu, dengan latar belakang pendidikan dan prestasi yang mungkin sama dengan kamu. Kamu bisa membayangkan puluhan bahkan ratusan CV yang masuk ke dalam perusahaan untuk disortir. Kalau kamu tidak menawarkan hal yang berbeda dari CV kamu, tentu saja CV kamu memiliki kemungkinan lebih besar untuk tidak diperhitungkan.

Bagaimana cara membuat CV-mu menjadi menarik?

Kamu harus ingat bahwa CV harus mencerminkan kepribadian kamu. Kamu memiliki kontrol penuh tentang bagaimana kamu dilihat oleh pihak pemberi pekerjaan, sehingga self-branding menjadi poin utama dalam pembuatan CV.

Jangan takut untuk berpikir kreatif! Bahkan, ada seorang mahasiswa asal Bandung diterima magang karena ia membuat CV dalam bentuk kemasan mainan. Hal ini menunjukkan keahliannya sebagai seorang graphic designer, dan hal ini justru menjadi hal yang dianggap inovatif. Dengan mengambil resiko untuk tampil beda, mahasiswa ini dibalas dengan langsung diterima oleh perusahaan yang Ia lamar. Dengan berpikir di luar batas pikiran biasanya, ia bisa menonjol dan berbeda dari pelamar lainnya. Kamu tidak pernah tahu siapa yang percaya dengan visi yang kamu tunjukkan, sehingga hal ini harus dengan matang kamu pikirkan supaya bisa kamu tampilkan juga dengan baik.

cv.jpeg Foto dari akun @qwangkwang di Instagram

Jangan lupa bahwa CV harus dibuat secara jujur, karena tanggungan membohongi perusahaan atau pihak pemberi pekerjaan sangat berat. Jadi, cantumkan saja hal-hal yang memang bisa kamu pertanggungjawabkan. Jangan sampai ketika kamu diterima lalu kamu diberikan suatu tugas, kamu malah tidak bisa melakukannya atas kebohongan kamu sendiri. Hal ini tentu akan menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan dan kamu bisa saja malah mendapatkan reputasi buruk.

EHEF sangat mendorong kamu untuk mencari pengalaman sebanyak mungkin selagi kamu bisa untuk membedakan kamu dengan pelamar lainnya. Kamu harus sering dan giat mengikuti aktivitas yang sesuai dengan minat dan bidang studi kamu, misalnya mengikuti lomba, mendaftarkan beasiswa, dan mengikuti pelatihan yang bersertifikasi. Mendapatkan banyak pengalaman dianggap menjadi nilai tambahan oleh beberapa perusahaan, karena kamu dianggap lebih mengerti ruang lingkup yang ingin kamu masuki. Dengan mengikuti hal ini, proses kamu untuk mendapatkan pekerjaan yang baik dan bermanfaat akan lebih lancar. Jangan takut untuk mulai dari sekarang, jangan tunggu sampai waktu mencari pekerjaan sudah di depan mata!


Irene Atalia sedang mengejar gelar Humaniora di Universitas Indonesia, tepatnya di program studi Prancis. Ia tumbuh di Indonesia dengan rasa cinta pada negara-negara Eropa dan budayanya. Selagi belajar dan menambah pengetahuan tentang negara yang ia kagumi, ia juga berharap bisa membagikan pengetahuannya dengan orang-orang yang memiliki mimpi yang sama.