Media

Language

Part Time di Berbagai Tempat? Begini Cara Mengaturnya!

Last updated on 27 Nov 2017

Managing multiple part-time jobs.jpg

Oleh Kristantinova

Salah satu hal yang biasanya banyak dilakukan mahasiswa yang merantau di luar negeri adalah mengambil pekerjaan paruh waktu untuk menambah uang jajan selama berada disana. Hidup mandiri tanpa orang tua memang mengharuskanmu untuk bisa sedikit demi sedikit menghidupi dirimu sendiri.

Tidak jarang mahasiswa mengambil lebih dari satu pekerjaan part-time untuk memperoleh uang lebih banyak. Akan tetapi, jika tidak diatur dengan baik hal tersebut dapat mengganggu proses belajarmu. Jangan sampai tujuan utamamu untuk menimba ilmu menjadi terganggu karena kamu kewalahan membagi waktu antara bekerja dan belajar.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mengatur waktu belajar dan waktu bekerjamu.

1. Mulailah dengan pelan-pelan

Ketika kamu memutuskan untuk bekerja part-time, jangan langsung mengambil pekerjaan di berbagai tempat. Cobalah satu macam pekerjaan terlebih dahulu di semester-semester awal agar kamu beradaptasi untuk bisa membagi waktu antara bekerja dan belajar.

Dengan begitu kamu juga bisa mengukur sejauh mana kemampuanmu dalam membagi waktu dan apakah kamu masih sanggup menambah pekerjaan part-time lainnya di tahun-tahun berikutnya.

2. Gunakan buku agenda untuk mengatur jadwalmu

Ketika kamu memutuskan untuk bekerja part-time di beberapa tempat, buku agenda adalah benda yang harus kamu punya. Buku agenda dapat menjadi benda yang sangat membantu untuk mengatur jadwalmu.

Catatlah semua hal yang harus kamu lakukan setiap harinya pada buku agendamu agar jadwalmu bisa terdata dan terstruktur dengan baik. Buku agenda dapat meminimalisir kemungkinanmu lupa akan sesuatu atau kemungkinan ada jadwal yang bertabrakan.

3. Carilah pekerjaan di kampus

Jika kamu memang sanggup untuk bekerja part-time di lebih dari satu tempat, kamu harus bijak dalam memilih pekerjaan apa yang akan kamu ambil. Lokasi tempatmu bekerja dapat menjadi salah satu faktor yang harus kamu pertimbangkan. Agar lebih mudah untuk mengatur jadwal dan menghemat waktu tempuhmu ke tempat kerja, kamu bisa mencari part-time yang masih berada di lingkungan kampus.

Cari tahu lowongan pekerjaan apa saja yang sedang dibuka oleh kampusmu. Kamu bisa menjadi asisten penjaga di perpustakaan atau laboratorium, perwakilan dari kampus untuk perusahaan-perusahaan tertentu, menjadi tutor mengajar teman sebaya, asisten dosen, dan masih banyak pekerjaan lainnya yang bisa kamu dapatkan di lingkungan kampusmu.

Selain mobilitasmu dari satu tempat kerja ke tempat kerja yang lain akan jauh lebih mudah, bekerja di kampus juga memudahkan aktivitas yang berhubungan dengan studimu.

4. Perhatikan jadwal shift kerjamu dengan baik

Pastikan bahwa pekerjaan-pekerjaan yang kamu ambil tidak bertabrakan jadwalnya antara satu dengan yang lain. Atur jeda waktu yang cukup antara satu pekerjaan dengan pekerjaan yang lain sehingga tidak bertabrakan. Misalnya, pada pukul 1 siang sampai 4 sore kamu bekerja di perpustakaan, lalu kamu mulai bekerja lagi sebagai tutor pukul 7 sampai 9 malam.

Jika kamu memilih pekerjaan yang bersifat mobile, yang mana tidak mengharuskanmu untuk datang ke tempat kerja setiap saat seperti menangani media sosial, pastikan kamu tidak mengerjakannya ketika kamu juga sedang bekerja di tempat lain. Misalnya, kamu menangani media sosial kampusmu sambil kamu bekerja di restoran. Hal ini akan membuat konsentrasimu terpecah dan hasil dari kedua pekerjaan tersebut tidak akan maksimal.

5. Jagalah waktumu agar tetap seimbang

Bekerja di banyak tempat memang dapat menghasilkan uang lebih banyak tetapi jangan gunakan semua waktumu untuk bekerja terus menerus. Pastikan kamu punya waktu untuk belajar, bekerja, dan bersenang-senang agar semuanya berjalan dengan seimbang sesuai dengan porsinya masing-masing.

Untuk itu, jangan gunakan waktumu dari Senin hingga Minggu untuk bekerja. Kamu bisa mengosongkan jadwalmu pada hari Minggu misalnya, agar kamu punya waktu untuk mengulang pelajaran atau berlibur.